Cara Mendeteksi Radang Usus Buntu pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Radang usus buntu merupakan penyakit yang umumnya terjadi pada bagian usus besar. Awal masa remaja adalah waktu saat pertama kalinya radang usus buntu biasanya muncul. Biasanya penyakit usus buntu ini menyerang karena terjadinya berbagai jenis infeksi yang ada dalam usus buntu sehingga menyebabkan peradangan.

Jika usus buntu mengalami peradangan dan tidak segera dilakukan penanganangan khusus dikhawatirkan usus buntu bisa pecah yang mengakibatkan peradangan akan terjadi diluar usus dan juga mengeluarkan nanah. Masalah selanjutnya bila terjadi maka benda yang berasal dari usus buntu tersebut memasuki daerah rongga perut sehingga terjadi peritonitis atau peradangan yang cukup serius.

Usus buntu perlu diwaspadai segera jika menunjukan gejala-gejala tertentu, selain karena bila dibiarkan berbahaya, penderita penyakit usus buntu ini akan merasakan sakit yang luar biasa pada bagian perut tertentu. Berikut adalah gejala-gejala radang usus buntu:

  • Nyeri bagian pusar

Gejala yang satu ini selalu dialami di awal muncul penyakit usus buntu. Rasanya yaitu seperti seperti ditusuk-tusuk atau rasa panas di area pusar. Lalu sakit yang terjadi di area perut tersebut akan semakin pada perut bagian bawah.

  • Berkurangnya nafsu makan 

Pada umumnya orang yang menderita usus buntu akan merasa tidak nyaman pada daerah perut. Oleh sebab itu nafsu makan pun pastinya akan berkurang. Sehingga hal tersebut membuat kondisi tubuh si penderita mengalami kelelahan, lemah, lesu, bahkan tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas.

  • Demam

Demam merupakan salah satu ciri-ciri usus buntu pada anak dan remaja. Demam tersebut dimanifestasikan dengan adanya peningkatan suhu tubuh si penderita usus buntu (yaitu lebih dari 38°C) yang dapat disertai dengan mengigil.

  • Kembung

Gejala kembung biasanya selalu dianggap sepele oleh sebagian besar orang. Namun apabila kembung itu frekuensinya lebih sering terjadi bahkan disertai dengan adanya nyeri perut, maka hal tersebut harusdiwaspadai.

  • Mual muntah

Rasa mual akan selalu terasa jika seseorang menderita penyakit usus buntu. Hal itu karena adanya proses infeksi yang terjadi di dalam perut. Karena itu tak jarang pula jika diberi asupan makan selalu dimuntahkan lagi.

  • Diare

Diare bisa terjadi karena adanya bakteri yang memiliki dampak pada reaksi usus yang dapat mengeluarkan semua isi yang ada di dalam perut.

Bagaimana mendiagnosis usus buntu pada remaja? Inilah caranya:

  • Pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan secara menyeluruh
  • USG
  • CT Scan
  • Jumlah sel darah putih
  • Urinalisis, untuk menyingkirkan infeksi saluran kencing
  • GI yang rendah
  • Operasi exploratory laparoscopic

Cara menjaga saluran pencernaan yang sehat antara lain:

  1. Makan di jam yang pasti. Pastikan tetap makan secara teratur, walaupun mempunyai kegiatan yang sangat sibuk.
  2. Kunyah makanan secara perlahan dan telan dengan hati-hati
  3. Minum banyak air (setidaknya delapan gelas air atau cairan lain setiap hari)
  4. Selalu aktif secara fisik
  5. Tidak merokok, karena merokok dapat menyebabkan luka perut
  6. Jangan menahan BAB
  7. Cobalah untuk tidak mengencangkan perut saat buang air besar
  8. Gunakan aspirin dan obat anti peradangan secukupnya. Obat ini dapat mengiritasi lapisan saluran pencernaan yang rapuh. (KKM).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here