Cara Menetralisir Makanan Berlemak saat Lebaran

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sajian-sajian khas lebaran seperti rendang, opor ayam, gulai, sambal goreng kentang dan hati ampela, memang sangat menggugah selera. Pastinya akan sulit bagi Toppers untuk tidak menyantap hidangan-hidangan lezat ini. Namun dibalik kelezatannya, makanan-makanan yang  tinggi akan lemak ini ternyata menyimpan bahaya bagi kesehatan tubuh, mulai dari menyebabkan kolesterol, darah tinggi, hingga menaikkan berat badan.

Usai Lebaran, banyak orang mengeluhkan berat badannya semakin bertambah, meski sudah mengurangi porsi karbohidrat. ”Penjelasan kenapa berat bertambah sederhana saja. Satu gram karbohidrat hanya menghasilkan 4 kalori, sedangkan 1 gram lemak 9 kalori. Itu yang bikin tubuh bertambah berat,” kata Ir. Asih Setiarini, MSC, dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Hidangan Lebaran umumnya tinggi lemak dan kalori, tetapi kurang serat, vitamin, mineral. Padahal, konsumsi lemak terus-menerus bisa meningkatkan kolesterol darah. Kondisi tersebut memicu timbulnya plak pada pembuluh darah, yang akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

Untuk mengurangi dampak-dampak buruk yang muncul setelah mengkonsumsi makanan berlemak dan berminyak, kamu bisa membaca cara-caranya di bawah ini:

  1. Konsumsi lemon. Buah yang satu ini memang terkenal akan khasiatnya bagi kesehatan. Air perasan lemon bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan dan meninimalisir kemungkinan terjadinya dehidrasi yang dapat menghambat pembakaran lemak. Selain itu, lemon juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang dapat mempercepat pembakaran lemak di dalam tubuh.
  2. Konsumsi makanan berkalsium. Selain baik untuk kepadatan tulang, makanan berkalsium tinggi seperti susu dan yogurt, ternyata juga dapat mempercepat penurunan berat badan lho. Semakin banyak kalsium yang kamu konsumsi, maka akan semakin cepat pula berat badan kamu turun. Di samping itu, bakteri baik yang berkandung pada yogurt dan susu juga berperan dalam memperlancar sistem pencernaan. Jadi setelah mengkonsumsi banyak makanan berlemak saat lebaran, minumlah yogurt atau susu, agar berat badan kamu tidak naik drastis.
  3. Perbanyak minum air putih. Konsumsi makanan berlemak dan berminyak secara berlebihan dapat menyebabkan munculnya panas dalam. Jika tidak diimbangi dengan hidrasi yang cukup, maka bagian tubuh tertentu akan mengalami panas dan kemudian muncul peradangan. Nah untuk meminimalisir timbulnya panas dalam, minumlah banyak air putih setelah mengkonsumsi makanan berlemak untuk mengembalikan hidrasi tubuh.
  4. Konsumsi bawang putih. Untuk mengakali jumlah lemak yang masuk ke dalam tubuh setelah mengkonsumsi makanan berlemak, konsumsilah bawang putih. Salah satu bumbu dapur ini mampu menetralkan mendetoksifikasi racun dan mengurangi timbunan lemak dalam tubuh kita. Selain itu, bawang putih juga terkenal manfaat baiknya untuk meluruhkan kolesterol jahat yang menempel pada dinding pembuluh darah. Jika kamu sulit untuk mengkonsumsi bawang putih karena aromanya yang menyengat, kamu bisa mencampurkannya dengan buah-buahan saat membuat jus.
  5. Jangan lupa berolahraga. Selain perbanyak konsumsi makanan-makanan di atas, hal terpenting yang tidak boleh kamu lupakan adalah berolahraga. Agar lemak yang berasal dari makanan yang kamu konsumsi tidak menumpuk, sebaiknya kamu juga berolahraga agar pembakaran lemak terjadi secara lebih cepat. Tidak perlu olahraga yang berat, kamu cukup melakukan gerakan-gerakan ringan seperti senam, jogging, bersepeda, sit up dan sebagainya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY