Cara Mengajarkan Anak Agar Memilih Jajanan Sehat

0
1
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak dipungkiri jika cukup sulit untuk menghindari anak-anak dari aneka macam jajanan. Terlebih lagi jika jajanan yang beredar di pasaran sangat menggoda karena memiliki aneka warna, rasa, dan bentuk. Lantas bagaimana cara mengajarkan anak agar memilih jajanan yang sehat?

Meskipun orang tua telah menyiapkan camilan atau makanan ringan di rumah, namun tetap saja anak-anak selalu tertarik untuk jajan di luar. Padahal jajan di luar rumah dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Selain boros karena harus mengeluarkan uang, jajan di luar rumah juga tidak bisa dipastikan kebersihan serta kandungan zat makanannya.

Ancaman zat kimia seperti formalin, boraks, hingga pewarna tekstil harus diwaspadai dari aneka jajanan di luar rumah. Anak-anak biasanya sangat tergoda dengan aneka makanan yang berwarna-warni, sekaligus bentuknya yang menarik. Padahal jika diteliti lebih detail melalui uji coba lab kimia, bisa saja kebanyakan dari makanan tersebut tidak aman untuk dikonsumsi.

Untuk itu orangtua perlu mengajarkan kepada anak bagaimana cara memilih jajanan yang sehat. Hanya saja mengajari anak mengenai cara menentukan jajanan yang sehat, tidak semudah membalikan telapak tangan. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua.

  1. Orangtua perlu memberikan pemahaman kepada anak agar menghindari jajanan yang dijual di tempat terbuka, apalagi tanpa disertai penutup dan tidak terdapat kemasan makanannya.
  2. Orangtua perlu memberikan pemahaman kepada anak agar memilih tempat dagangan yang bersih, terhindar dari terik matahari, terhindar dari debu, terhindar dari hujan, dan terhindar dari asap kendaraan bermotor.
  3. Orangtua perlu memberikan pemahaman kepada anak agar tidak terbiasa membeli jajanan yang dibungkus dengan koran ataupun kertas bekas.
  4. Orangtua perlu memberikan pemahaman kepada anak agar berhati-hati dengan jenis jajanan murah. Pasalnya jajanan yang murah umumnya memiliki kandungan zat sintesis berlebihan atau bahan makanan yang berbahaya.
  5. Orangtua perlu memberikan pemahaman kepada anak agar lebih teliti jika bahan makanan tersebut memiliki warna yang mencolok atau cerah. Hal itu dikarenakan besar kemungkinan memiliki kandungan pewarna tekstil.
  6. Orangtua sesekali perlu mengajak anak untuk menunjukan contoh tempat jajanan yang sehat dan higienis. Seperti kantin sekolah yang telah terjaga kebersihannya.
  7. Orangtua perlu memberikan pemahaman kepada anak agar memilih jajanan yang tidak dihinggapi lalat atau serangga lainnya.
  8. Orangtua perlu memberikan pemahaman kepada anak agar memilih jajanan yang mengandung nutrisi. Jajanan yang dikonsumsi anak harus memenuhi syarat keseimbangan gizi.
  9. Orangtua perlu memberikan nasihat kepada anak agar tidak hanya mengikuti teman ketika memilih jajanan, karena belum tentu teman faham tentang makanan yang dikonsumsinya sehat atau tidak.
  10. Orangtua perlu memberikan pemahaman kepada anak agar  senang membawa bekal makanan sendiri dari rumah, karena lebih sehat dan aman. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY