Cara Mengatasi Fibroadenoma pada Wanita

sehatfresh.com

SehatFresh.com – Fibroadenoma adalah salah satu jenis tumor jinak paling umum pada payudara yang mudah bergeser saat disentuh. Fibroadenoma memiliki bentuk teratur padat dengan konsistensi kenyal ataupun keras dan teraba permukaannya licin. Fibroadenoma bisa membesar dan mengecil dengan sendirinya, serta memiliki ukuran yang cukup variatif. Pada masa kehamilan, biasanya ukuran fibroadenoma akan membesar. Pengidap tumor jinak jenis ini biasanya wanita yang berusia antara 20 sampai 30 tahun.

Anda bisa saja memiliki fibroadenoma pada payudara jika merasakan benjolan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Tidak terasa sakit.
  • Berbentuk bundar dengan tepi tumor yang jelas.
  • Mudah digerakkan ketika disentuh.
  • Benjolan yang bisa terasa kenyal atau agak keras.

Fibroadenoma ini terjadi akibat adanya kelebihan hormon estrogen. Biasanya ukurannya akan meningkat pada saat menstruasi atau pada saat hamil karena produksi hormon estrogen meningkat.

Penyebab timbulnya Fibroadenoma

  • Faktor makanan dan minuman.
  • Lingkungan sekitar termasuk lingkungan kerja.
  • Pola hidup seperti pola hidup dalam hal penggunaan kontrasepsi, alat-alat masak, bahan-bahan kimia, dan lain-lain.
  • Pengobatan medis terhadap bentuk-bentuk penyakit lain seperti kista indung telur dan rasa nyeri pinggul.
  • Operasi pengangkatan rahim atau mulut rahim.
  • Faktor genetika.
  • Faktor psikologis seperti stress,tekanan jiwa, dan lain-lain.
  • Infeksi mikroorganisme.

Melakukan pemeriksaan secara teratur

Pada orang-orang di mana benjolan menimbulkan ketidaknyamanan, benjolan tersebut dapat diangkat secara bedah. Meskipun fibroadenoma tidak meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara atau berkembang menjadi kanker payudara, tetaplah penting bagi wanita dengan kondisi ini untuk melakukan pemeriksaan payudara secara teratur untuk mendeteksi perubahan apapun pada payudaranya.

Melakukan pemeriksaan sendiri

Melakukan pemeriksaan sendiri juga dibolehkan caranya seperti :

  1. Berdiri di depan cermin, perhatikan payudara. Dalam keadaan normal, ukuran payudara kiri dan kanan sedikit berbeda. Perhatikan perubahan perbedaan ukuran antara payudara kiri dan kanan juga perubahan pada puting susu (misalnya tertarik ke dalam) atau keluarnya cairan dari puting susu. Perhatikan apakah kulit pada puting susu berkerut.
  2. Masih berdiri di depan cermin, kedua telapak tangan diletakkan di belakang kepala dan kedua tangan ditarik ke belakang. Dengan posisi seperti ini maka akan lebih mudah untuk menemukan perubahan kecil akibat kanker. Perhatikan perubahan bentuk dan kontur payudara, terutama pada payudara bagian bawah.
  3. Kedua tangan di letakkan di pinggang dan badan agak condong ke arah cermin, tekan bahu dan sikut ke arah depan. Perhatikan perubahan ukuran dan kontur payudara.
  4. Angkat lengan kiri. Dengan menggunakan tiga atau empat jari tangan kanan, telusuri payudara kiri. Gerakkan jari-jari tangan secara memutar di sekeliling payudara, mulai dari tepi luar payudara lalu bergerak ke arah dalam sampai ke puting susu. Tekan secara perlahan, rasakan setiap benjolan atau massa di bawah kulit. Lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan cara mengangkat lengan kanan dan memeriksanya dengan tangan kiri. Perhatikan juga daerah antara kedua payudara dan ketiak.
  5. Tekan puting susu secara perlahan dan perhatikan apakah keluar cairan dari puting susu. Lakukan hal ini secara bergantian pada payudara kiri dan kanan.
  6. Berbaring terlentang dengan bantal yang diletakkan di bawah bahu kiri dan lengan kiri ditarik ke atas. Telusuri payudara kiri dengan menggunakan jari-jari tangan kanan. Dengan posisi seperti ini, payudara akan mendatar dan memudahkan pemeriksaan. Lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan meletakkan bantal di bawah bahu kanan dan mengangkat lengan kanan, kemudian penelusuran payudara dilakukan oleh jari-jari tangan kiri.

Pencegahan

Untuk mencegah tumor jinak ini Anda harus mengenali gejala yang ditimbulkan, seperti yang sudah dijelaskan diatas. Jika mulai merasakan gejala tersebut Anda harus melakukan pencegahan awal seperti melakukan ronsen pada payudara.

Hindari merokok.

Hindari merokok, karena kandungan berbahaya pada rokok dapat menimbulkan efek samping seperti fibroadenoma.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY