Cara Mengatasi Kecanduan Video Porno

male in bed browsing the internet late at night with a tablet

SehatFresh.com – Kecanduan video porno memang lebih identik dengan kaum pria. Kebiasaan nonton video porno memang seringkali dianggap sebagai tanda pria normal. Namun banyak juga para wanita yang memiliki kebiasaan menonton video porno dan akhirnya menjadi kecanduan. Internet yang menyediakan kemudahan akses konten pornografi semakin memanjakan para penyuka pornografi. Selain menandakan kelemahan moral, kecanduan video porno juga bisa dikatakan sebagai penyakit otak yang sulit diobati.

Kecanduan pornografi mengakibatkan perubahan konstan pada zat kimia otak yang disebut neurotransmitter dan melemahkan fungsi kontrol otak. Hal ini membuat orang-orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol kebiasaannya. Pornografi biasanya membuat orang kecanduan masturbasi atau onani. Padahal, masturbasi atau onani hanyalah tindakan pemenuhan nafsu pribadi yang pada akhirnya bisa membuat seseorang sulit menerima dan memberi kepuasan seks yang sebenarnya pada pasangan.

Bila banyak yang berasumsi bahwa menonton video porno bisa menambah gairah, pada kenyataannya jika itu menjadi kebiasaan justru membuat para penyuka video porno tidak bisa menikmati hubungan seksual yang sebenarnya karena mereka memerlukan rangsangan lebih untuk benar-benar terangsang secara seksual. Semakin kecanduan, para penyuka video porno cenderung membutuhkan konten erotis yang lebih ekstrim untuk mendapatkan kepuasan seksual.

Seperti kecanduan pada umumnya, kecanduan video porno memang akan sulit dihilangkan. Bila Anda termasuk orang yang kecanduan video porno, sebaiknya segera niatkan untuk berhenti dari kebiasaan tersebut. Untuk dapat menghentikan kecanduan video porno, dibutuhkan kejujuran dan kesadaran. Maksudnya, orang yang kecanduan pornografi harus jujur dan mengakui secara sadar bahwa ia kecanduan dan memiliki keinginan menghentikan kebiasaan tersebut.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu Anda menghilangkan kecanduan video porno:

  • Mengubah kebiasaan

Meskipun sulit, dorongan untuk melihat video porno atau konten porno lainnya bisa dialihkan dengan mengubah kebiasaan atau melakukan kegiatan pengalihan yang lebih positif. Menonton video porno sering dijadikan alasan sebagai penghilang rasa penat atau stres. Ketimbang nonton video porno, salurkan energi Anda untuk melakukan kegiatan positif seperti berolahraga. Dengan demikian, pelan-pelan pikiran Anda akan lupa pada kebiasaan buruk ini.

  • Menyibukkan diri

Kecanduan film porno mungkin berawal karena kesendirian dan kebosanan. Dorongan menonton video porno akan semakin kuat bila Anda memiliki banyak waktu luang, maka buatlah diri Anda sibuk. Anda akan lebih bisa menghindari atau mengalihkan dorongan menonton video porno bila Anda punya banyak hal lain untuk dilakukan. Anda bisa mencoba menyibukkan diri dengan hobi baru, belajar keahlian baru, atau kegiatan lain yang positif untuk mengisi waktu luang Anda.

  • Kontrol diri

Akan sulit saat Anda ingin menghilangkan kebiasaan nonton video porno bila Anda tidak mempunyai alasan yang kuat untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Anda perlu mengedukasi diri dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai bahaya kecanduan video porno. Kontrol diri sangat penting dalam hal ini. Ketika Anda sudah bisa perlahan mengurangi kebiasaan nonton video porno, pikiran Anda harus bisa dikendalikan. Anda juga harus memiliki rencana dan komitmen yang konsisten. Buang dan hapus juga semua gambar, majalah, tabloid, kaset, dan semua barang yang berbau pornografi.

  • Konseling atau terapi

Jika Anda tidak bisa mengontrol diri akibat kecanduan video porno, lebih baik minta bantuan konselor spiritual, dokter, atau psikolog. Mereka dapat membantu Anda dengan memberikan saran atau arahan untuk membantu mengatasi masalah kecanduan Anda dengan cara-cara yang lebih terarah. Pengobatan efektif untuk mengatasi kecanduan video porno biasanya melibatkan pendekatan dasar seperti yang digunakan dalam pengobatan kecanduan narkoba atau gangguan seksual.

Sumber gambar : www.hipwee.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY