Cara Mengatasi Keputihan pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Keputihan (Fluor Albus) saat hamil adalah keluarnya cairan dari dalam vagina tanpa adanya sebab. Kadang cairan ini berbau kurang sedap dan menganggu kenyamanan ibu hamil.

Kejadian keputihan pada ibu hamil seringkali membuat anda merasa khawatir apakah kondisi janin anda dalam keadaan baik-baik saja ataukah bahaya.

Pada dasarnya keputihan yang anda alami adalah normal dan aman selama tidak berbau, tidak menimbulkan rasa gatal dan berwarna bening. Jadi anda tidak perlu khawatir.

Penyebab keputihan menjadi lebih banyak ketika anda hamil adalah karena meningkatnya hormon estrogen sehingga produksi lendir dari mulut rahim ikut meningkat.

Berdasarkan kuman penyebab, keputihan dibagi menjadi 3 jenis yaitu:

  1. Gonococcus. Menyebabkan cairan berwarna putih dan seperti nanah.
  1. Keputihan dengan Trichomonas Vaginalis. Ditandai dengan cairan putih yang disertai dengan buih. Jika terkena keputihan jenis ini, maka alat kewanitaan anda akan terasa gatal dan panas akibat iritasi dan kadang keluar cairan kuning kehijau-hijauan.
  1. Keputihan dengan Candida albicans menyebabkan cairan berwarna putih disertai dengan gumpalan semacam gel dan terasa gatal. Biasanya cairan kewanitaan berbau pekat dan menyengat, dan terasa nyeri ketika anda kencing.

Untuk mengatasi keputihan saat hamil, anda dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Gunakan air bersih untuk membasuh organ kewanitaan

Setiap anda membersihkan vagina pastikan keadaan air yang anda gunakan adalah bersih. Jika air yang anda gunakan terkontaminasi oleh kotoran, itu akan membuat vagina terkena berbagai kuman serta jamur.

  1. Hindari pakaian ketat

Selain tidak baik untuk si janin jika anda menggunakan pakaian ketat saat hamil. Pakaian ketat baik baju atau celana dalam dapat menjadi sarang penyakit.

  1. Menjaga kelembaban vagina

Jangan sampai vagina anda basah atau lembab, apalagi sampai celana dalam anda basah, maka segeralah ganti dengan yang kering ketika celana dalam mulai lembab.

  1. Jangan gunakan sabun pembersih

Penggunaan sabun pembersih untuk vagina justru memperparah adanya keputihan pada ibu hamil. Maka hindarilah segala jenis sabun pembersih organ kewanitaan.

  1. Membersihkan organ kewanitaan dengan benar

Biasakan membersihkan organ kewanitaan anda dari depan ke belakang terutama setelah anda buang air besar.

  1. Jagalah organ wanita tetap kering

Kondisi kering pada vagina yang terjaga dapat mencegah dari serangan keputihan saat anda hamil.

  1. Jangan gunakan panty liner

Jangan terlalu sering menggunakan panty liner setiap anda mengalami keputihan. Karena panty liner dapat menghambat sirkulasi udara yang masuk ke vagina.

  1. Kurangi konsumsi makanan yang manis dan kafein karena dapat memicu keputihan

Ibu perlu waspada jika keputihan terjadi pada usia hamil tua, terutama jika disertai gatal, bau, dan berwarna karena dicurigai ada infeksi. Jika terjadi, segera konsultasi ke dokter. Karena infeksi pada vagina dapat berisiko pada bayi anda. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY