Cara Mengatasi Libido Rendah Pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Libido atau gairah seks adalah keinginan seksual yang timbul dari energi psikis dan emosional yang terkait dengan insting biologis untuk bereproduksi. Penurunan libido dapat mengakibatkan kurangnya minat seksual atau penurunan frekuensi dan intensitas pikiran seksual, baik spontan atau sebagai respons terhadap rangsangan erotis dan masturbasi. Libido sensitif terhadap kadar testosteron serta nutrisi umum, kesehatan, dan obat-obatan. Libido umumnya menurun secara beratahap seiring bertambahnya usia. Usia sangat mempengaruhi tingkat libido atau gairah seksual pria. Namun banyak juga pria tua yang masih memiliki libido normal. Rendahnya libido pria dapat disebabkan beberapa faktor, antara lain:

  • Faktor psikologis, yang meliputi stress, depresi, kecemasan, masalah hubungan dan prilaku homoseksual yang menyebabkan berkurangnya ketertarikan terhadap lawan jenis.
  • Obat-obatan, yang meliputi antidepresan, antipsikotik, antihypertensive-beta blockers, ganja, cimetidine, spironolactone dan obat kemoterapi.
  • Faktor hormonal, rendahnya kadar hormon sekstestosteronpriadapat menyebabkanlibidorendah. Libido yang rendah membuat pria kurang bergairah melakukan hubungan seks, meskipunkondisi sepertiinitidak akan mempengaruhifungsiereksi.
  • Penyakit medis, yang meliputi diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner, kankerprostat, kelelahan ekstrim, obesitas dan anorexia.

Langkah pertama untuk mengatasi masalah libido rendah adalah dengan memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah medis yang menyebabkan hal tersebut. Jika Anda tidak memiliki masalah medis, mungkin Anda akan dirujuk ke seorang psikolog atau terapis.

Libido rendah yang disebabkan masalah psikologis dapat dibantu dengan konseling psikologi yang difokuskan pada masalah seksual. Jika rendahnya libido disebabkan karena kadar testosteron rendah, Anda dapat mengambil suplemen testosteron. Suplemen testosteron dapat disuntikkan atau dioleskan langsung ke kulit dada, bahu, atau perut.

Selain hal di atas, perubahan gaya hidup juga perlu diterapkan dalam mengembalikan libido kembali normal. Memakan terlalu banyak karbohidrat dan karbohidrat olahan lainnya dapat membuat dorongan seksual menurun. Makanan bernutrisi dan berenergi yang tinggi protein sangat diperlukan dalam produksi testosteron. Tingkat normal testosteron dalam manusia berperan penting dalam menyediakan libido, keinginan, frekuensi minat seksual dan kualitas ereksi secara spontan di malam dan pagi hari.

Tubuh juga memerlukan waktu tidur yang cukup untuk menjaga pikiran tetap fokus, tubuh sehat dan libido tetap aktif. Selain itu, tubuh merespon stress dengan cara mengeluarkan adrenalin dan kortisol. Stress yang berkepanjangan akan mempengaruhi kadar hormon tubuh dan berdampak pada berkurangnya gairah seksual. Stress juga menimbulkan respon penyempitan pada pembuluh darah sehingga memicu gangguan ereksi. Maka dari itu, pengendalian stress juga sangatlah penting dalam hal ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY