Cara Menghentikan Kebiasaan Melukai Diri atau Self Injury

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Melukai diri atau yang umum disebut dengan Self Injury termasuk kedalam masalah psikologi. Self injury merupakan kelainan psikologis dimana seseorang secara sengaja melukai diri sendiri. Hal ini termasuk dari bentuk mekanisme pertahan diri yang digunakan seseorang untuk mengatasi rasa sakit termasuk secara emosional, kesepian dan kekososngan diri.

Tindakan ini lebih bersifat kecanduan karena pada penderita menikmati dan merasa bahwa rasa sakitnya berkurang. Kebiasaan ini tidak baik untuk dilakukan terus-menerus karena akan membahayakan kesehatan dan psikologis penderita.

Walaupun kebiasaan self injury ini cukup sulit untuk disembuhkan namun dengan beberapa cara berikut dapat membantu menghentikannya. Berikut ulasannya :

  1. Cari tahu sumber dari keinginan melukai diri. Anda dapat membantu memahami sumber dari keinginan melukai diri tersebut. Ketahui dari mana sumber emosional tersebut apakah dari masalah dengan keluarga, dengan teman, pasangan atau lainnya. Pahami pola pikir dan perilakunya dengan mempelajarinya. selain itu, cari sumber keinginan tersebut dari orang terdekat dari penderita self injury.
  2. Dekati dan jadilah pendengar yang baik, respon secara positif dan jika memuncak bantu untuk menenangkan. Pada beberapa kasus, self injury disebabkan karena kurangnya perhatian dari orang-orang terdekat. Sehingga mereka cenderung mengalihkan perhatiannya dengan menyakiti diri sendiri untuk mendapatkan perhatian dari orang lain. Kasus lainnya, penderita self injury hanya perlu untuk diperhatikan dan anda dapat dengan suka rela mendengarkan keluh kesahnya dan coba untuk menghiburnya.
  3. Mengalihkan keinginannya dengan membantu penderita menyibukkan diri. Cara paling ampuh yaitu dengan merasakan kebahagiaan bersama. Sediakan waktu untuk mengajak penderita melakukan kegiatan positif bersama seperti memasak bersama, jalan-jalan bersama, ketempat hiburan atau permainan, membicarakan hal positif lain saat sedang pergi bersama.
  4. Membantu mengubah pola pikir negatif menjadi pola pikir yang positif. Anda dapat mencoba bersimpati, ikut merasakan penderitaan yang self injury hadapi, berusaha memaklumi dan tidak menyalahkannya. Anda dapat meyakinkannya sedikit demi sedikit karena merubah pola pikir negatif menjadi positif tidaklah mudah.
  5. Mencoba menghadapi masalah secara positif. Anda dapat mencoba membantu menyarankan untuk menuliskan keluh kesah dan masalahnya pada buku khusus atau jika setiap merasa sedih cobalah untuk menyarankan agar mengingat orang-orang yang mencintainya.
  6. Sosialisasi dengan lingkungan sekitar, teman dan sahabat. Cobalah ajak untuk bersosialisasi dengan cara seperti menjadi asisten pengajar, berjualan atau ikut dalam kegiatan bakti sosial dan mengajak untuk menjadi relawan dalam hal sosial seperti pemberian penyuluhan dal lain-lain. Cara ini cukup ampuh dalam membantu menghentikan kebiasaan melukai diri sendiri.
  7. Ajaklah untuk mendapatkan pertolongan profesional. Anda dapat mencoba mengajak penderita dengan mendapatkan pengobatan dari tangan profesional seperti terapi evaluasi atau perawatan di rumah sakit. Anda dapat mengajak sesekali dan mencoba membujuknya. Anda juga harus memantau jika kondisi dari penderita semakin memburuk anda harus meminta pertolongan dari sumber profesional. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here