Cara Menghindari Gangguan pada Perut Setelah Berbuka Puasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Berbuka puasa menjadi momen yang paling ditunggu umat muslim di dunia setelah berpuasa hampir sehari penuh. Sore hari saat menjelang berbuka umumnya masyarakat akan berburu takjil di lingkuran sekitar. Mulai dari beragam jenis gorengan, kolak, hingga minuman dingin berbagai rasa yang tampak begitu menggoda.

Sering kali, masyarakat juga membeli takjil dalam jumlah yang banyak atau yang biasa dikenal dengan lapar mata. Ketika saat berbuka puasa tiba, tak sedikit dari kita yang kalap mengonsumsi berbagai jenis takjil dalam jumlah yang sangat banyak. Tidak jarang di antara kita juga sering kali langsung mengonsumsi makanan berat tak lama setelah memakan takjil.

Sayangnya, hal ini tidaklah baik bagi kesehatan. Dampak yang akan ditimbulkan dari makan berlebih saat berbuka puasa tidak hanya membuat diri malas untuk melakukan ibadah shalat tarawih. Tapi juga mengakibatkan gangguan dan rasa tidak nyaman yang akan dirasakan di daerah perut, salah satunya kembung.

Hal ini bisa terjadi jika Anda terlalu banyak mengonsumsi air dalam waktu singkat ketika berbuka puasa. Terlebih jika air yang dikonsumsi cenderung dingin. Kembung yang muncul juga akan semakin buruk jika Anda melanjutkan berbuka puasa dengan mengonsumsi banyak takjil atau bahkan mengonsumsi makanan berat. Rasa tidak nyaman ini terjadi setelah Anda membiarkan lambung kosong selama kurang lebih 17 jam dan langsung mengisinya dengan air dalam waktu cepat, secara tidak sadar Anda membuat lambung menjadi lebih sensitif.

Rasa kembung jarang terjadi secara langsung. Umumnya kembung dirasakan saat menjalankan ibadah shalat tarawih. Menjalankan shalat yang memiliki jumlah rakaat yang panjang dengan disertai rasa kembung tentu bukan hal yang menyenangkan. Berikut beberapa cara menghindari kembung dan gangguan pada perut setelah berbuka puasa

Menghindari minuman dingin

Mengonsumsi minuman dingin sata berbuka memang tampak menggoda dan mampu menghilangkan dahaga. Terlebih juka mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Seolah bisa mengembalikan cairan yang hilang setelah seharian berpuasa. Namun, ada baiknya jika Anda mengawali prosesi buka puasa dengan air hangat.

Mengonsumsinya sedikit demi sedikit bisa membantu kerja lambung agar tidak kembung dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Masalah asam lambung juga bisa terjadi jika Anda mengonsumsi air terlalu banyak saat berbuka puasa.

Tidak serta merta makan dengan porsi besar

Seperti yang dikatakan di atas, setelah membiarkan perut kosong setelah kurang lebih 17 jam, baiknya Anda tidak langsung makan dengan porsi yang besar. Konsumsi terlebih dahulu makanan-makanan yang ringan seperti kurma, kolak atau buah segar. Gorengan juga menjadi pilihan asal dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.

Jika masih lapar, Anda bisa melanjutkan makan setelah menjalankan shalat tarawih. Selain menghindarkan rasa kantuk yang akan muncul, makan dengan porsi ringan juga membantu menghindarkan rasa kembung.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here