Cara Menghitung Siklus Menstruasi Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Menstruasi merupakan proses keluarnya darah dari dalam rahim wanita yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang mengandung banyak pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi.

Menstruasi merupakan hal yang pasti di alami semua wanita dalam kehidupannya. Seorang wanita akan mengalami menstruasi kurang lebih 30 tahun sampai 50 tahun atau hingga wanita mengalami masa menopause. Menopause adalah masa dimana wanita mengalami peghentian permanen menstruasi dan hal tersebut juga berarti bahwa wanita tersebut sudah berakhir masa reproduktifnya.

Umumnya seorang wanita atau remaja putri akan mengalami menstruasi untuk pertama kalinya yaitu pada usia antara 9 tahun sampai 14 tahun.

Dari beberapa wanita memiliki perbedaan lamanya waktu dalam mengalami menstruasi. Ada yang berkisar dari 3 hari sampai 10 hari, atau rata-rata wanita mengalaminya selama 5 hari sampai 7 hari. Dan bahkan ada yang menyelesaikan menstruasinya dengan hanya selama 4 hari sampai 6 hari. Sedangkan untuk siklusnya sendiri, wanita akan mengalami siklus menstruasi kurang lebih 28 hari atau antara 21 hari sampai 35 hari.

Berbicara tentang siklus menstruasi, terkadang wanita mengalami dilema apakah siklus menstruasinya normal atau tidak normal.

Sebenarnya untuk mengetahui apakah siklus menstruasi anda normal atau tidak ada satu cara yang bisa anda gunakan. Cara tersebut cukup simpel yaitu dengan menghitung sikus menstruasi anda setiap bulannya maka anda dapat mengetahui siklus mentruasi anda normal atau tidak.

Lalu bagaimana caranya menghitung siklus mentruasi wanita? Berikut langkah menghitung siklus menstruasi yang dapat anda ikuti :

  • Siapkan kalender, jika anda tidak memiliki kalender di rumah anda bisa menggunakan kalender yang ada di smartphone anda. Dengan menggunakan kalender, siklus mentruasi yang anda tandai pada kalender dapat digunakan sebagai acuan dalam menghitung masa subur untuk menghitung perencanaan kehamilan anda.
  • Jika sudah ada kalender. Langkah selanjutnya adalah menghitung siklus menstruasi. Disini kita menggunakan contoh menghitung siklus menstruasi selama 3 bulan agar mempermudah perhitungan siklus menstruasi, misalnya anda mengalami siklus pada bulan pertama tanggal 1 juli mulai mens dan mens selanjutnya 25 juli. Bulan kedua mulai mens taggal 12 agustus dan mens lagi 31 agustus. Kemudian di bulan berikutnya tanggal 14 september menstruasi.
  • Setelah itu gunakan rumus rata- rata siklus menstruasi yaitu 21 hari sampai dengan 35 hari. Jika di terapkan dengan rumus tersebut maka siklus tiap bulan pada contoh di atas yaitu:
  • Pada bulan juli anda memiliki siklus selama 25 hari dimana menandakan rentang tersebit masih dalam siklus menstruasi yang normal.
  • Pada siklus bulan juli ke bulan agustus siklus menstruasinya terjadi sebanyak 19 hari. Dan siklus ini merupakan siklus yang tidak normal.
  • Bulan berikutnya yaitu tanggal 31 agustus sampai 14 september mempunyai siklus 15 hari dan termasuk dalam rentang siklus yang tidak normal.

Dari perrhitungan di atas maka dapat disimpulkan:

Periode mens 1: Normal

Periode mens 2: tidak normal

Periode mens 3: tidak normal

Sehingga dapat disimpulkan bahwa 3 periode siklus menstruasi di atas tidak normal. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY