Cara Meningkatkan Produksi ASI Secara Alami

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Salah satu idaman seorang ibu adalah dapat memberikan air susu ibu (ASI) kepada buah hatinya. Sayangnya, tidak semua wanita bisa mewujudkannya. Alasan yang paling sering adalah produksi ASI miliknya tidak mencukupi alias sedikit. Padahal, ada cara alami untuk meningkatkan produksi ASI lho! Di bawah ini adalah sejumlah cara alami untuk meningkatkan produksi ASI:

  • Perawatan payudara

Anda bisa melakukan perawatan payudara saat hamil, seperti melakukan pemijatan dan senam payudara. Perawatan semacam ini berfungsi untuk menjaga bentuk payudara saat hamil dan pasca melahirkan serta dapat membantu meningkatkan produksi ASI saat ibu menyusui.

  • Kontak fisik

Ciptakan kontak kulit dengan bayi, misalnya membelainya atau mengajaknya berkomunikasi. Hal ini akan memicu hormon oksitosin (hormon cinta) yang akan berperan dalam produksi ASI Anda.

  • Sering menyusui

Jangan memberikan ASI rutin berdasarkan jam-jam tertentu. Menyusui setiap 2–3 jam adalah cara terbaik memperbanyak ASI. Biarkan bayi Anda menikmati cluster feed (minum ASI terus menerus dan sering, nyaris tanpa jeda). Jangan khawatir kehabisan ASI. Hebatnya, produksi ASI pada tubuh wanita mengikuti prinsip supply-demand. Artinya, tubuh memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Jadi, bila rutin menyusui setiap 2–3 jam sampai bayi kenyang, payudara akan mengirim perintah ke otak Anda untuk memproduksi ASI sebanyak kebutuhan tersebut. Sebaliknya, jika tidak konsisten dan jarang menyusui, produksi ASI pun akan berkurang.

  • Konsumsi sayuran

Cukupi kebutuhan gizi ibu dan sebisa mungkin hindari penggunaan supplemen atau obat-obatan sebagai cara memperbanyak ASI. Beberapa makanan terbukti memperbanyak ASI, misalnya pepaya, daun katuk, buah pare, wortel, bayam, bawang putih dan kacang-kacangan.

  • Atur posisi

Hal ini juga mempengaruhi seberapa lancar ASI dikeluarkan tubuh dan dihisap oleh bayi. Hindari, misalnya, tidur telungkup saat menyusui. Ini bisa menekan payudara dan menurunkan produksi ASI Anda.

  • Pastikan bayi terjaga saat menyusu

Pastikan bayi tidak tidur saat menyusu. Bayi yang terjaga dapat menyusui dengan lebih efektif.

  • Rangsang terus

Setelah bayi selesai menyusu, namun Anda merasa bayi belum mengosongkan payudara Anda, Anda bisa terus merangsang payudara untuk mengeluarkan ASI. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan pompa payudara atau dengan teknik pijatan tangan. Merangsang payudara untuk tetap mengeluarkan ASI dapat menjadi tanda bagi tubuh bahwa ASI masih butuh diproduksi.

  • Hindari stres

Stres dapat mempengaruhi ketersediaan ASI. Stres yang Anda alami mungkin muncul karena Anda baru pertama kali mengurus bayi dan harus mulai pula belajar menyusui bayi. Stres juga bisa bersumber jika Anda khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan si kecil akan ASI atau menyusui akan mengubah bentuk payudara. Maka, Anda perlu untuk stay positive, yakin bahwa Anda sanggup memenuhi kebutuhan ASI dan kesehatan buah hati adalah yang utama. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here