Cara Menunda Kehamilan

SehatFresh.com – Pilihan untuk segera mempunyai anak atau ingin menundanya tentu merupakan pilihan bersama antara pasangan. Menunda kehamilan adalah salah satu pilihan dari pasangan suami istri beragam alasan pasangan untuk menunda kehamilan seperti kesibukan, belum siap mental, ingin mengembangkan karir, sedang menempuh pendidikan, dan faktor finansial.

Menunda kehamilan pada dasarnya untuk menghalangi pertemuan sel sprema pria dan sel telur yang dihasilkan wanita, jika mereka gagal bertemu maka besar kemungkinan tidak terjadinya kehamilan.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda dan pasangan lakukan jika ingin menunda kehamilan:

  • Melakukan hubungan seksual berdasarkan sistem kalender. Metode ini sudah dilakukan bahkan sebelum teknologi kedokteran menghasilkan berbagai macam alat kontrasepsi. Dasar pelaksanaan metode kalender adalah tidak melakukan hubungan seksual ketika wanita sedang dalam masa subur. Jika siklus haid Anda termasuk dalam kategori normal yaitu selama 28 sampai 30 hari, maka masa subur anda akan jatuh pada hari ke-11 sampai dengan hari ke-18 setelah haid terakhir. Metode ini dapat mengakibatkan siklus menstruasi wanita seringkali tidak tepat waktu. Ada kalanya maju dan ada kalanya mundur dari jadwal normal. Bila siklus datang bulan wanita tidak teratur, supaya aman maka penghitungan masa subur Anda ditambah tiga hari lebih awal dan tiga hari sesudahnya. Jadi rentang masa suburnya diperpanjang dari tanggal 8 sampai dengan tanggal 21. Jika tidak ingin hamil lakukan hubungan seks di luar waktu-waktu tersebut.
  • Melakukan hubungan seks tanpa penetrasi. Hubungan seks tanpa penetrasi atau non koital maksudnya adalah hubungan suami isteri tanpa adanya kegiatan penetrasi atau masuknya penis pria ke dalam vagina wanita. Meski penis tidak masuk ke liang vagina, cara ini masih memungkinkan terjadinya kehamilan bila pria menggesek-gesekkan penis ke vagina bagian luar sampai ejakulasi terjadi di bibir vagina. Kehamilan juga masih mungkin terjadi ketika wanita tetap memakai celana dalam. Karena pada saat ini sangat mungkin cairan sperma pria yang menempel ke celana dalam wanita merembes ke dalam vagina wanita dan sperma bisa saja masuk ke dalam liang vagina.
  • Ejakulasi di luar vagina. Cara ini disebut senggama terputus, ini dilakukan dengan cara menarik keluar penis menjelang ejakulasi. Pria yang merasa dirinya akan ejakulasi harus mengontrol dirinya untuk menarik penisnya dari dalam vagina wanita dan melakukan ejakulasi diluar. Ini dilakukan agar tidak masuknya sperma ke indung telur. Cara ini cukup sulit dilakukan karena tidak mudah untuk menyuruh pasangan ejakulasi di luar sementara hasrat seksualnya mungkin sedang meledak-ledak. Metode ini pun masih memungkinkan terjadinya kehamilan, karena bisa saja pada saat ditarik keluar dinding vagina telah tertempel cairan Pre-Cum yaitu sperma yang keluar sebelum ejakulasi yang berada di ujung penis.
  • Mengonsumsi ramuan tradisional. Beberapa tanaman disekitar kita memiliki khasiat dapat menghentikan atau menunda kehamilan. Ramuan tradisional tersebut, misalnya kunyit, daun sirih, dan daun kunci. Ini adalah ramuan herbal, jika Anda ingin mempunyai anak kembali Anda dapat menghentikan konsumsi bahan-bahan tersebut.
  • Menggunakan alat kontrasepsi. Memakai alat kontrasepsi adalah cara yang paling disarankan oleh dokter atau ahli kesehatan untuk Anda yang ingin menunda kehamilan. Cara kerja alat kontrasepsi ini adalah untuk mencegah terjadinya pertemuan sel telur dan sperma. Kondom dan pil kb adalah jenis alat kontrasepsi yang dapat menunda kehamilan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY