Cara Merawat Tali Pusar Bayi yang Baru Lahir

www,sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bayi baru lahir mempunyai tali pusar yang menghubungkan antara dirinya dengan Ibu yang mengandungnya. Untuk Ibu yang baru pertama kali mempunyai anak atau yang baru melahirkan, sering tidak mengetahui tentang cara merawat tali pusar bayi agar tidak terjadi infeksi atau terkena penyakit lain.

Bayi menerima makanan dan oksigen melalui tali pusar yang menempel di dinding rahim sang ibu. Pasca melahirkan, tali pusar dan juga ari-arinya tidak diperlukan lagi. Tali pusar akan dipotong 2 hingga 3 cm dan tali pusar inilah yang harus dijaga serta dirawat. Agar cepat kering dan juga tidak terjadi infeksi, maka rawatlah tali pusar bayi dengan baik dan benar. Proses pelepasan tali pusar biasanya terjadi kisaran satu hingga tiga Minggu lamanya.

Merawat tali pusar bayi memang susah – susah gampang serta perlu perawatan teliti dan hati-hati. Pasca dipotong, umumnya tali pusar bayi akan mengering dengan sendirinya dalam waktu satu hingga tiga minggu setelah lahir. Namun, Sangat penting bagi ibu untuk memberi perawatan yang tepat hingga tali pusar cepat mengering dan tidak menimbulkan infeksi serius terhadap bayi. Nah, bagi anda Ibu muda, berikut ini tips dan cara merawat tali pusar bayi baru lahir.

  1. Jaga agar tetap bersih

Meski tali pusar bayi dapat kering dan terlepas sendiri, namun sebagai orang tua tetap perlu merawat supaya tali pusar selalu dalam keadaan bersih. Bersihkan area pusar bayi dengan alkohol, sebelum menggunakan alkohol, sebaiknya perut bayi diolesi terlebih dahulu dengan lotion. Hal ini karena alkohol dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi yang masih sensitif.

  1. Jaga agar tetap kering

Kondisi lembab pada tali pusar bayi, membuatnya lebih lama terlepas atau putus dengan sendirinya. Sehingga perlu membutuhkan perawatan yang lebih lama. Oleh karena itu, disarankan untuk membuat sirkulasi udara di bagian tali pusar bayi. Apabila diperlukan, saat menggunakan popok bayi usahakan tali pusar tidak tertutup popok, supaya terhindar dari kondisi lembab. Bila perlu, gunakan popok sekali pakai dengan bahan tipis dan biarkan area tali pusar mendapat udara yang cukup untuk mempercepat tali pusar mengering.

  1. Jangan mandikan dalam bak penuh air

Selama menunggu tali pusar putus dengan sendirinya, jangan pernah menarik atau mencabut sendiri tali pusar bayi, karena bayi akan merasa sakit. Biarkan tali pusar bayi terlepas dengan sendiri. Sebelum tali pusar kering dan putus, usahakan jangan memandikan bayi dalam bak mandi yang berisi air penuh. Saat memandikan, anda cuku menggunakan spons mandi khusus bayi. Apabila mandi di bak penuh air yang menyebabkan area pusar terndam air, dapat membuat tali pusar menjadi lembab dan mudah terkena infeksi, seperti demam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here