Cara Mudah Cegah Kanker Testis

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kanker di organ vital tidak hanya monopoli kaum hawa. Pria pun bisa mengalaminya. Kanker yang berkaitan dengan daerah intim pria dikenal dengan kanker testis.

Kanker testis adalah salah satu jenis kanker yang bisa disembuhkan. Tetapi, kemungkinan sembuh akan menurun jika Anda baru bisa mendeteksinya setelah sel kanker menyebar. Kebanyakan kanker testis bisa ditemukan pada tahap awal. Biasanya, benjolan pada testis merupakan gejala pertama. Terkadang, testis tampak bengkak atau membesar dari ukuran normal tanpa adanya benjol. Sayangnya, beberapa pria tidak menyadari bahwa ada sesuatu yang salah hingga kanker telah membesar dan menyebar.

Beberapa dokter merekomendasikan agar pria memeriksa testis mereka secara rutin setelah memasuki masa pubertas. Pria dengan faktor risiko, seperti testis yang tidak turun, memiliki riwayat kanker testis sebelumnya, atau anggota keluarga yang pernah mengalami kanker ini, sebaiknya secara serius memikirkan pemeriksaan setiap bulan. Bila Anda memiliki faktor risiko, bicarakan dengan dokter ahli. Dengan kata lain, pemeriksaan rutin testis secara mandiri tidak disarankan bagi semua pria. Hal ini karena seorang pria belum tentu memahami anatomi tubuhnya dari segi medis.

Kebanyakan kasus kanker testis tidak memiliki penyebab yang jelas dan pasti. Kanker testis terjadi ketika sel-sel di dalam testis berkembang secara abnormal sehingga sel-sel tumbuh tanpa bisa dikendalikan.

Walaupun belum diketahui secara pasti penyebab kanker testis, secara garis besar kanker testis bisa dicegah dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  • Menerapkan pola hidup sehat. Terapkan gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, berganti-ganti pasangan dan sebagainya. Kanker testis bisa menyerang seseorang dengan daya tahan tubuh yang menurun, misalnya terkena virus HIV.
  • Mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Sayur dan buah-buahan merupakan sumber makanan yang mengandung gizi lengkap dan sehat. Sayur berwarna hijau merupakan sumber kaya karoten (provitamin A). Kandungan beta karoten pada sayuran membantu memperlambat proses penuaan dini dan risiko kanker. Sementara itu, buah mengandung banyak vitamin yang bekerja menjadi antioksidan dan mampu melindungi tubuh dari racun.
  • Kurangi mengonsumsi daging merah. Kurangi sosis dan daging merah. Gantilah dengan ayam atau ikan. Beberapa penelitian menyebutkan daging merah akan meningkatkan risiko terkena kanker lebih besar dibandingkan daging berwarna putih.
  • Cukup berjemur. Terlalu banyak terkena paparan sinar matahari bisa menyebabkan kanker kulit. Namun, apabila jarang terkena sinar matahari, maka bisa dipastikan Anda kekuarangan Vitamin D. Apabila tubuh kekuarangan vitamin D, maka risiko Anda terkena kanker akan meningkat. Bila ingin berjemur, sebaiknya Anda menggunakan krim pelindung kulit.
  • Olahraga secara teratur. Banyak sekali manfaat dari olahraga di antaranya meningkatkan daya tahan tubuh, kemampuan otak, mengurangi stres, membakar lemak, metabolisme tubuh meningkat, dan menurunkan risiko penyakit. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here