Cara Tentukan Ukuran Alat Kontrasepsi Kondom

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kondom menjadi salah satu alat kontrasepsi bagi pria. Selain membantu pencegahan hamil, kondom juga bermanfaat untuk menangkal penularan penyakit seksual. Sayangnya, banyak orang yang mengacuhkan ukuran ukuran kondom yang pas dengan Mr. P miliknya.

Sebagian besar para pengguna kondom hanya melihat dan langsung membeli saja kondom di toko, tanpa harus bertanya pada penjual atau mencari ukuran yang pas. Padahal, ukuran Mr. P dan kondom yang pas penting untuk efektivitas pemakaian kondom tersebut.

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh salah satu perusahaan kondom terhadap 3.000 responden, didapati bahwa 50% pengguna merasa bahwa kondom ukuran biasa tidak pas dengan ukuran penis mereka, di mana 25% mengeluh bahwa kondom terlalu ketat, 15% responden mengeluhkan kondom yang terlalu longgar dan 44% melaporkan bahwa mereka pernah mengalami kondom yang terlepas atau pecah sebelumnya.

Ukuran kondom yang tidak sesuai bisa menimbulkan risiko tersendiri. Pada ukuran kondom yang terlalu longgar, akan berisiko kondom tertinggal di dalam vagina dan menyebabkan infeksi atau tertular penyakit seksual. Sebaliknya, ukuran kondom terlalu kecil dan ketat akan menyebabkan kondom rentan robek.

Selain risiko di atas, sebuah peneltian yang dilakukan oleh Women’s Health dan Food and Drug Association US (FDA) memaparkan bahwa ukuran kondom yang tidak sesuai juga mengakibatkan hilangnya sensasi dalam bercinta.

Bagaimana menentukan ukuran kondom yang tepat?

  • Ukuran saat ereksi dan ejakulasi

Umumnya, kondom yang beredar di pasaran akan menambahkan sedikit ruang pada ujung kepala penis sekitar 2–3 cm guna memberi ruang pada hasil cairan yang keluar saat orgasme. Jadi, ukuran kondom tidak bisa disamakan dengan ukuran penis saat ereksi.

  • Ukuran di pasaran

Biasanya, ukuran kondom yang dijual di pasaran berupa extra small (XS) atau sangat kecil, small (S) atau kecil, regular (R) atau sedang, large (L) atau besar, dan extra large (XL) atau sangat besar. Bila ukuran penis Anda layaknya ukuran rata-rata (12–15 cm) saat ereksi, gunakan dahulu ukuran kondom yang sedang. Namun, jika kondom yang dipakai ternyata bergulung atau tidak berdiam pada tempatnya, hal itu menandakan ukuran kondom terlalu besar bagi Anda. Contoh ukuran kondom kecil (small) biasanya memiliki lebar 4,8 cm dan panjang 16 cm. Sementara itu, ukuran sedang (regular) biasanya memiliki lebar 5,2 cm dan panjang 19,5 cm.

Bagaimana cara mengukur penis ketika ereksi?

  • Pertama ambilah sebuah alat pengukur, gunakan penggaris atau tali alat pengukur pakaian untuk mengukur seberapa panjang penis Anda. Pangkal penis Anda merupakan bagian di mana tarikan kondom berada di ujungnya. Ketika mengukur, kepala hingga pangkal penis inilah yang dijadikan panjang dari penis Anda.
  • Kedua penis memiliki ketebalan masing-masing. Anda juga harus tetap mempertimbangkan tebalnya penis dalam menemukan ukuran kondom yang pas. Anda bisa mengukur dengan mengelilingi poros penis, atau jika menggunakan penggaris, ukur tingginya.
  • Terakhir, kondom sejatinya dirancang aman mengikuti lekuk tubuh. Setelah mendapat panjang dan lebar penis, lebar dasar kondom harus lebih 2,5 cm dari penis Anda. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here