Cara Tepat Rawat Bayi Prematur

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kehadiran bayi menjadi momen membahagiakan bagi pasangan suami-istri. Sayangnya, tak semua bayi lahir dalam kondisi normal. Sebagian di antaranya lahir prematur. Orangtua yang memiliki bayi prematur terkadang dibayangi rasa cemas akan kesehatan sang buah hati. Tapi, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk merawat secara mandiri bayi prematur.

Persalinan prematur terjadi jika bayi lahir sebelum mencapai usia 37 minggu. Bayi prematur yang lahir kurang dari usia 32 minggu di kandungan berpotensi menjalani perawatan khusus dalam Neonatal Intensive Care Unit (NICU) hingga bayi itu dinyatakan normal dan diizinkan untuk dirawat di rumah bersama orang tuanya. Nah, berikut adalah uraian singkat tentang cara tepat merawat bayi prematur di rumah:

  • Menyiapkan kamar bayi

Bayi yang lahir prematur sangat sensitif dan daya tahan tubuhnya masih lemah. Oleh karena itu, aturlah kamar bayi sedemikian rupa agar udaranya bersih, bebas dari polusi udara, dan steril. Aturlah suhu ruangan di angka 26 atau 27 derajat Celsius supaya suhu tubuh sang buah hati tetap terjaga.

  • Lingkungan kondusif

Bayi prematur haruslah berada di lingkungan yang kondusif agar perkembangan tubuhnya bisa berlangsung dengan baik. Hindari kondisi ruangan yang terlalu terang atau bising supaya tidak mengganggu tidur si kecil. Pasalnya, bayi prematur tentu butuh waktu tidur lebih lama dibandingkan bayi yang lahir secara normal.

  • Metode Kangaroo Mother Care (KMC)

Perawatan kangguru adalah menggendong bayi dengan memasukkan bayi ke dalam baju atau menggunakan kain gendongan khusus agar kulit si orangtua bersentuhan secara langsung dengan kulit bayi. Hal ini sangat penting supaya suhu tubuh buah hati tetaplah stabil. Selain menjaga tubuh bayi, metode KMC juga menciptakan ikatan emosional antara ibu dan anak. Metode kanguru tersebut disarankan untuk bayi dengan berat badan di bawah 2,5 kg.

  • Beri ASI eksklusif

ASI adalah sumber nutrisi yang sangat vital bagi bayi prematur. Pemberian ASI eksklusif bisa membantu menambah berat badan dan meningkatkan imun atau kekebalan tubuh bayi. Bila bayi tak dapat langsung menyusu lewat puting payudara, Anda bisa mencoba memompa ASI lebih dahulu.

  • Jauhkan dari risiko terkena penyakit

Lindungi bayi dari risiko tertular virus oleh orang-orang di sekitarnya. Biasakan pula mencuci tangan dengan bersih sebelum menyentuhnya. Berganti pakaian yang dipakai sejak dari luar ruangan sebelum menyentuhnya juga menjadi langkah tepat.

  • Menjemur bayi di pagi hari

Agar kulit bayi tak kuning, Anda bisa mengajak si kecil berjemur di bawah paparan sinar matahari pagi selama sekitar 30 menit.

  • Rajin memberi stimulasi

Bayi yang terlahir prematur membutuhkan stimulasi, seperti sentuhan, suara, dan penglihatan. Maka, rajinlah memberikan stimulasi, misalnya mengajaknya bicara dengan jarak sekitar 30 cm di depan wajah sang bayi sembari menatap kedua matanya.

  • Rutin periksa ke dokter

Sediakan waktu untuk memeriksakan bayi Anda secara rutin ke dokter agar tak luput dari pengawasan dokter. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here