Cara Tepat Turunkan Berat Badan Selama Puasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sirup memang segar, apalagi dengan gencarnya iklan sirup dan minuman manis di media. Wajar kalau Anda kerap ngidam minuman berkadar gula tinggi tersebut. Sayangnya, minuman jenis itu bisa menambah berat tubuh.

Berat tubuh yang membengkak saat puasa cukup banyak dialami oleh banyak orang. Faktor penyebabnya beragam, misalnya tidak menjaga pola makan, pola tidur yang terganggu hingga malas menggerakkan tubuh.

Jika berat tubuh Anda naik saat puasa, jangan khawatir, cara berikut ini bisa dicoba untuk mengatasinya:

  • Minum air putih

Gantilah sirup atau minuman manis buatan dengan air putih. Minumlah delapan gelas air putih sehari dengan pembagian dua gelas saat berbuka, empat gelas saat malam hari dan dua gelas saat sahur.

  • Porsi secukupnya

Berbuka puasalah secara sederhana dan tidak berlebih-lebihan. Hindari makanan berminyak, digoreng, dan penuh lemak jenuh untuk menu makan malam. Begitu pula saat sahur. Meskipun Anda tidak makan, ngemil atau minum seharian, Anda tetap harus menjaga porsi makan saat sahur dan berbuka puasa. Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula darah secara tiba-tiba. Padahal, tubuh tidak memproduksi banyak insulin ketika puasa. Gula pun hanya akan diubah jadi lemak dalam tubuh.

  • Mengunyah makanan secara perlahan

Saat berbuka puasa dan makan malam jangan makan secepat-cepatnya mengikuti nafsu. Sebaliknya, Anda harus mengendalikan diri, kunyah tiap suapan sebanyak sekitar 20 kali sebelum menelannya. Ini untuk membantu pencernaan dan juga menghindari risiko gangguan pencernaan. Mengunyah dengan benar juga membantu menurunkan berat badan lho.

  • Aktif bergerak

Puasa tak boleh jadi dalih untuk tidur-tiduran atau bermalas-malasan sepanjang hari dengan alasan menghemat tenaga. Anda harus tetap menjalankan kegiatan sehari-hari dengan ikhlas, bekerja dengan semangat, dan mencari waktu untuk berolah raga ringan. Sebelum waktu berbuka, Anda bisa berjalan cepat atau joging selama 15–30 menit.

  • Sahur itu penting

Melewatkan waktu sahur bukannya akan membantu Anda menurunkan berat badan, melainkan membuat Anda makin lapar dan makin ‘balas dendam’ di waktu berbuka. Melewatkan sahur juga memperlambat metabolisme tubuh dan menurunkan gula darah sehingga Anda semakin merasa lemas.

  • Protein dan serat

Makanan yang dikonsumsi harus kaya protein dan serat, khususnya saat buka puasa. Pasalnya, kandungan protein, lemak baik, dan serat yang cukup, bisa membat proses metabolisme tubuh membaik sehingga saat tidur kalori yang terbakar akan lebih banyak.

  • Tidur cukup

Tidur bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang manjur. Pasalnya, kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme Anda. Akibatnya, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif. Di samping itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Bisa-bisa ketika waktunya buka puasa Anda jadi kalap dan makan terlalu banyak. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here