Cara Waspadai Penyakit Akibat Seks Oral

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Seks oral cukup populer sebagai salah satu variasi kala berhubungan intim. Tidak sedikit pula pasangan yang menyukainya dibandingkan variasi seks lainnya. Meski begitu, seks oral tetap memiliki risiko terkena penyakit.

Seks oral merupakan kegiatan yang melibatkan mulut dengan daerah genital. Menjilat atau mengulum alat kelamin seperti penis atau vagina merupakan aktivitas seks yang dilakukan dengan pasangan.

Namun, sejumlah jenis penyakit bisa menular melalui seks oral. Ada yang menular melalui kontak langsung antara mulut dan organ genital. Ada pula yang melalui kontak cairan tubuh saat melakukannya tanpa kondom.

Di bawah ini adalah berbagai penyakit yang perlu diwaspadai akibat seks oral:

  • Radang mulut

Seks oral dapat menjadi sumber penularan radang mulut bila rongga mulut mengidap suatu penyakit menular seksual. Rongga mulut mungkin mengidap suatu penyakit kelamin kalau melakukan seks oral dengan orang yang sedang mengidap penyakit tersebut. Sebagai contoh, kalau seorang wanita melakukan seks oral terhadap seorang pria yang sedang mengidap gonore (kencing nanah), maka dapat saja terjadi penularan dari penis ke lapisan mulut bagian dalam atau tenggorokan.

  • Kanker tenggorokan

Beberapa jenis virus yang bisa menyebabkan kanker tenggorokan pada pria atau wanita, dicurigai menular lewat aktivitas seks oral. Sebuah penelitian telah dilakukan untuk meneliti kaitan antara human papilloma virus (HPV) yang menyebabkan kanker leher rahim dan kanker oropharyngeal yang menyerang tenggorokan, tonsil, dan bagian belakang lidah. Data lain menunjukkan kejadian penularan HPV lewat kegiatan oral sex di Amerika Serikat terus mengalami peningkatan sejak tahun 1973. Kini, bertambah lagi risiko penularan penyakit lewat seks oral, yakni kanker tenggorokan.

  • Herpes

Selain cairan, penyebaran herpes juga bisa melalui kulit ke kulit. Dengan kata lain, herpes juga umum tertular melalui seks oral.

  • Penyakit Menular Seksual (PMS)

Sejumlah PMS juga bisa tertular dari aktivitas seks oral, misalnya sifilis, gonore, dan klamidia.

  • HIV

Anda juga berisiko tertular HIV jika melakukan seks oral dengan pengidap HIV, walau risikonya kecil. Contohnya jika seorang wanita pengidap HIV melakukan seks oral dengan pria yang sehat, maka wanita itu berpotensi menularkan HIV kepada pria tersebut. Wanita pengidap HIV memiliki darah atau cairan vagina yang mengandung virus berbahaya tersebut. Risiko terinfeksi virus ini akan lebih tinggi bila ada luka pada mulut atau bibir pria. Hal yang sama juga dapat berlaku sebaliknya. Sperma yang dikeluarkan oleh pria tersebut bisa membawa wanita itu mengidap HIV juga.

Jadi, variasi seks apapun tetap mengandung risiko datangnya penyakit. Terlebih bila kondisi tubuh sedang tidak fit. Oleh sebab itu, senantiasa terapkan perilaku seks yang sehat dengan pasangan Anda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here