Cedera lecutan (whiplash)

Cedera lecutan (whiplash) adalah cedera leher yang dapat terjadi pada saat tabrakan mobil dari belakang ketika kepala Anda tiba-tiba bergerak mundur dan kemudian maju. Gerakan ekstrim tersebut mendorong otot-otot leher dan ligamen di luar kisaran normal gerak mereka. Cedera whiplash dapat bersifat ringan atau berat. Pengobatan biasanya dimulai dengan penggunaan obat penghilang rasa sakit dan penerapan kompres es pada otot-otot leher yang sakit. Jika rasa sakit berlanjut, obat resep dan terapi fisik dapat membantu mempercepat pemulihan. Sebagian besar orang sembuh dari whiplash hanya dalam beberapa minggu, tetapi beberapa orang dapat mengembangkan nyeri kronis setelah cedera whiplash.

Gejala

Kebanyakan gejala whiplash berkembang dalam waktu 24 jam dari cedera dan mungkin mencakup:

  • Nyeri dan kaku pada leher
  • Sakit kepala, paling seringdi dasartengkorak
  • Pusing
  • Penglihatan kabur
  • Kelelahan

Beberapa orang mungkin juga mengalami kesulitan konsentrasi, masalah ingatan, dengungan di telinga, gangguan tidur dan iritabilitas.

Kapan harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika:

  • Rasa sakitmenyebar kebahuataulengan.
  • Sakit saat menggerakkan kepala.
  • Andamengalami mati rasa, kesemutanatau kelemahan padalengan.

Penyebab

Whiplash biasanya terjadi ketika kepala seseorang dilemparkan ke belakang dan kemudian ke depan, tegang otot dan ligamen leher. Jenis cedera dapat terjadi karena:

  • Kecelakaan mobil: Tabrakan dari belakangadalah penyebabpaling umumdariwhiplash.
  • Kekerasan fisik: Whiplashjuga dapat disebabkaninsidenditinjuatauterguncang. Whiplashadalah salah satuluka yang dideritadalamsindrom bayi terguncang.
  • Kontak olahraga: Tekelsepak bola dan tabrakan lainnya yang berhubungan dengan olahragakadang-kadang dapatmenyebabkan cederawhiplash.

Faktor risiko

Wanita lebih mungkin mengalami whiplash dibandingkan pria, mungkin karena leher mereka biasanya tidak sekuat laki-laki.

Komplikasi

Sebagian besar orang yang mengalami whiplash akan pulih dalam dua sampai tiga bulan pertama. Hanya sedikit orang yang mengalami rasa sakit yang berlanjut hingga beberapa tahun setelah cedera terjadi. Pada beberapa orang, rasa sakit kronis ini dapat ditelusuri dengan kerusakan pada sendi, cakram dan ligament leher. Namun dalam banyak kasus, tidak ada kelainan dapat ditemukan untuk menjelaskan nyeri leher terus-menerus tersebut.

Tes dan diagnosa

Berbagai tes pencitraan dapat membantu menyingkirkan penyebab lain dari sakit leher.

  • X-ray: X-ray pada leher dapat membantu menyingkirkan masalah seperti patah tulang belakang, dislokasi atau arthritis.
  • Computerized tomography(CT): CT scan menggabungkan gambarX-ray yang diambil dariberbagai arahuntuk menghasilkan gambar tulang dan jaringa lunak yang lebih rinci.
  • MagneticResonance Imaging(MRI): Dengan menggunakan gelombangradiodanmedan magnet yang kuat, scanMRIsangatbaik dalam mendeteksicedera jaringan lunak seperti pada tulang belakang atau akar saraf.

Perawatan dan pengobatan

Jika penggunaan obat-obatan atau perawatan di rumah tidak cukup membantu, dokter mungkin menyarankan:

  • Resep obat penghilang rasa sakit: Cedera lecutan yang parah dapat dibantu pemulihannya dengan resep obat penghilang rasa sakit dari dokter.
  • Injeksi: Injeksi lidokain (Xylocaine) atau obat mati rasa ke daerah otot yang sakit dapat meringankan kejang otot yang dapat dikaitkan dengan cedera whiplash.
  • Relaksan otot: Obat untuk merelaksasi otot membantu menenangkan kejang otot. Karena relaksan otot dapat menyebabkan kantuk, dokter mungkin menyarankan penggunaan obat pada saat menjeang tidur.

Terapi

Intervensi terapi fisik adalah pengobatan andalan untuk whispash. Latihan untuk meregangkan dan memperkuat otot-otot leher dapat membantu mengurangi gejala dan membantu melindungi leher Anda di masa mendatang. Pengobatan terapi mungkin mencakup:

  • Terapi panas
  • Terapi dingin
  • Terapi manual seperti pelepasanmyofascial
  • USG

Foam collars (kerah busa)

Meskipun cervical collar dengan busa yang lembut biasa digunakan untuk cedera whiplash, alat tersebut tidak lagi direkomendasikan secara rutin. Immobilisasi leher untuk jangka waktu yang lama dapat menyebabkan penurunan curah dan kekuatan otot serta memperlambat pemulihan. Jika dipakai sementara, cervical collar harus dipakai tidak lebih dari tiga jam pada suatu waktu dan hanya beberapa hari pertama setelah cedera. Jika Anda terus-menerus terbangun di malam hari dengan nyeri whiplash terutama di awal setelah cedera, mengenakan cervical collar dapat membantu Anda tidur.

Gaya hidup dan pengobatan di rumah

Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti acetaminophen (Tylenol) dan ibuprofen (Advil, Motrin) dapat membantu mengendalikan nyeri ringan sampai sedang karena whisplash. Banyak orang dengan nyeri whiplash merasa terbantu dengan menggunakan kompres es atau panas pada leher dan punggung bagian atas. Secara umum, es harus digunakan di awal masa pemulihan untuk meminimalkan peradangan. Sedangkan kompres panas sangat membantu untuk mengendurkan otot sebelum Anda memulai latihan rentang gerak. Setelah rasa sakit di bawah kendali, dokter mungkin menyarankan latihan peregangan secara teratur untuk membantu memulihkan berbagai rentang gerak leher. Latihan biasanya mengharuskan Anda untuk memutar kepala dari sisi ke sisi serta menekuk leher ke depan, ke belakang dan ke samping.

Pengobatan alternatif

Banyak terapi non-tradisional telah digunakan untuk mengobati nyeri whiplash, antara lain:

  • Akupunktur: Dengan menyisipkan jarum halus di area tertentu pada kulit, akupunktur dapat meringankan berbagai jenis nyeri. Namun beberapa studi belum mampu menunjukkan secara definitif bahwa akupunktur dapat membantu meringankan nyeri leher terus-menerus yang disebabkan oleh strain.
  • Perawatan chiropractic: Banyak orang mencariperawatan chiropracticuntuk nyerileher. Manipulasi pemasangan tulang dengan olahragamemberikanmanfaat lebih. Namun, manipulasichiropractic pada leher telah dikaitkan dengan cedera yang berpotensi mengancam nyawa.
  • Pijat: Meremasotot-ototdi lehermungkin berguna jikaAndaterus mengalami kejang otot selama lebih darisatu atau dua minggu. Anda dapat mengendurkan otot-otot di leher dengan mandi air hangat atau dengan menggunakanhandukbasah yang dihangatkan sebelum dipijat.
  • Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS): TENS adalah perangkat yang menerapkan arus listrik ringan pada kulit. TENS dapat membantu mengurangi beberapa jenis rasa sakit, mungkin dengan mengganggu transmisi sinyal rasa sakit atau dengan melepaskan endorfin. TENS dapat membantu meringankan sakit leher kronis, tetapi efektifitasnya akan terasa bila dikombinasikan dengan olahraga.