Ciri-ciri Kaki Ibu Hamil Bengkak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kaki ibu hamil mengalami bengkak dan hal tersebut merupakan masalah kehamilan yang wajar terjadi. Kaki bengkak dapat menjadi tanda kehamilan yang wajar terlebih bagi ibu hamil yang menginjak usia kehamilan 24 minggu atau usia 28 minggu keatas. Kondisi ini dialami oleh 7 dari 10 ibu hamil yang ditandai dengan pembengkakan pada tungkai dan mata kaki. Berikut ini tanda-tanda kaki bengkak pada ibu hamil yang sudah berbahaya :

  1. Otot Kaki Menonjol Keluar. Salah satu tanda bahaya bengkak pada ibu hamil adalah jika pembengkakan di kaki disertai dengan tonjolan-tonjolan otot di kaki. Hal itu bisa menjadi tanda bahwa bengkak pada ibu hamil telah menjadi varises. Varises biasanya menyerang kaki dengan menimbulkan guratan-guratan otot kaki yang menonjol keluar.
  2. Rasa Panas dan Nyeri. Ibu hamil merasakan rasa panas dan juga nyeri di kakinya. Hal itu merupakan tanda bahaya bagi ibu hamil. Sebab bengkak pada kakinya bukanlah hal normal kembali. Rasa panas dan nyeri bisa diakibatkan oleh kelainan. Untuk mengetahui penyebab dari rasa panas dan nyeri itu ibu hamil harus konsultasi ke dokter.
  3. Preeklamsia. Ibu hamil juga harus tahu dan bisa membedakan mana bengkak yang normal dan mana bengkak yang tidak normal. Salah satu penyebab kaki bengkak yang tidak normal adalah preeklamsia. Pre eklamsia pada ibu hamil perlu diwaspadai karena berbahaya bagi ibu hamil dan janin. Tanda preeklamsia adalah adanya pembengkakan pada kaki, muka dan tangan. Pembengkakan itu juga terjadi nyeri di bagian tengkuk, ulu hati terasa nyeri dan pusing. Penderita preeklamsia bahkan bisa sampai kejang-kejang.
  4. Selulitis. Salah satu tanda bahaya pembengkakan pada ibu hamil adalah selulitis. Selulitis adalah infeksi kulit dan juga peradangan pada kulit. Tanda bahaya itu bisa terjadi pada ibu hamil dengan tanda kaki ibu hamil yang bengkak berwarna merah, terasa gatal dan juga nyeri. Jika diraba, kulit kaki ibu hamil akan terasa panas. Rasa panas itu disebabkan oleh perubahan suhu pada permukaan kulit. Bengkak tersebut menjalar, tidak hanya di tungkai kaki saja namun bisa menyebar ke bagian paha. Selulitis juga bisa menyebabkan luka dengan nanah di bagian yang terkena luka. Kaki bengkak saat hamil yang menderita selulitis harus segera konsultasi dokter agar bengkak tidak menyebar.
  5. Trombosis. Salah satu tanda bahaya pembengkakan pada kaki ibu hamil adalah trombosis. Trombosis adalah pembengkakan pada kaki yang disertai dengan membengkaknya pembuluh darah terutama pembuluh darah vena di bagian kaki. Tandanya adalah pembuluh darah dibagian otot terlihat dan menonjol ke luar disertai dengan rasa nyeri saat digunakan untuk berjalan.

Untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil yang dikarenakan kelainan ini, harus dikonsultasikan dengan dokter yang menangani kandungan Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY