Ciri-ciri Lordosis pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Wanita lebih sering terserang penyakit tulang seperti Lordosis dibandingkan dengan laki-laki. Tulang adalah tumpuan tubuh dan sebagai pembentuk tubuh. Bisa dibayangkan jika tubuh tidak memiliki tulang, hanya terlihat sebagai tumpukan daging dan sel tanpa bentuk. Maka dari itu lah tulang merupakan salah satu bagian penting tubuh. Selain untuk membentuk tubuh, tulang juga berfungsi sebagai tempat menempelnya otot. Manfaat memiliki tulang kuat adalah akan mempermudah gerakan tubuh anda saat menjalani aktifitas sehari-hari.

Namun, bagaimana jika kesehatan tulang tidak terjaga? Apa yang akan terjadi pada tulang dan tubuh? Tidak menjaga kesehatan tulang akan mengalami beberapa masalah tulang. Banyak masalah tulang yang ada, salah satunya adalah masalah pada tulang belakang. Kondisi ini terjadi dimana terdapat kelainan pada tulang belakang yang membuatnya melengkung ke belakang (lordosis).

Pada orang dengan tulang belakang yang normal, tulang belakangnya akan terlihat lurus jika dilihat dari belakang. Kalaupun sedikit melengkung, hal tersebut masih termasuk normal. Tulang belakang akan sangat melengkung dan kelengkungan yang terjadi biasanya akan lebih besar. Dapat disimpulkan bahwa lordosis merupakan suatu kondisi dimana tulang belakang yang berada tepat diatas bokong mengalami lengkungan ke dalam sehingga meyebabkan tulang belakang penderitanya melengkung ke belakang.

Penyebab Lordosis belum diketahui secara pasti namun beberapa faktor yang diyakini dapat memicu terjadinya penyakit tulang ini, antara lain jenis kelamin, posisi tubuh, pemakaian alas kaki yang memiliki hak tinggi, serta bawaan sejak lahir.

Segala penyakit pasti bisa dicegah termasuk penyakit tulang ini. Langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan cara mulai mengubah posisi duduk Anda secara benar. Anda dapat mengurangi ketegangan pada punggung, mengatur kaki dalam kondisi rileks sesering mungkin, menyesuaikan kursi dengan posisi postur tubuh anda, meletakkan benda di tempat yang mudah dijangkau, menghindari rasa sakit pada pergelangan, berolahraga secara teratur serta mengatur diet yang cukup kalsium dan vitamin D. Hindari posisi menyilangkan kaki karena ini termasuk salah satu tindakan pencegahan penyakit Lordosis. Posisi ini dapat mengganggu peredaran darah sehingga pinggang terasa sakit dan berlanjut pada kelainan tulang. Selain langkah pencegahan dilakukan dengan berapa kegiatan, Anda dapat juga mengonsumsi mentimun yang dapat membantu jaringan otot (tendon, ligamen, kartilago) serta tulang berfungsi dengan baik agar terhindar dari penyakit Lordosis.

Ciri-ciri penyakit ini pada setiap orang berbeda-beda. Ciri-ciri umum yang biasanya terjadi pada penderita Lordosis, antara lain:

  • Bokong terlihat sangat menonjol
  • Mengalami gangguan Neuromuskular. Ini adalah penyakit berupa gangguan yang terjadi pada otot yang berada di simpangan Neuromuscular, dimana terdapat ujung serat syaraf yang terhubung dengan lokasi khusus pada selaput otot yang disebut penggerak atau piringan.
  • Distrofi otot. Ini adalah suatu kelompok penyakit yang terdiri dari 30 jenis penyakit genetik yang ditandai dengan kelemahan dan degenerasi kemunduran otot rangka dalam mengendalikan gerak tubuh.
  • Gangguan displasia pinggul. Ini adalah kondisi kongenital dimana sendir panggul yang lemah menyebabkan pinggul keluar dari tempatnya.
  • Perubahan pada susu dan kandung kemih
  • Rasa sakit pada punggung
  • Rasa nyeri pada kaki

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY