Ciri-ciri Polip Rahim

www.sehatfresh.com

SehatFresh,.com – Polip tidak hanya terjadi pada hidung, tetapi juga bisa terjadi pada organ tubuh lainnya, salah satu contohnya adalah polip rahim. Polip rahim adalah penebalan atau benjolan yang terbentuk pada dinding dalam rahim akibat pertumbuhan jaringan yang abnormal. Kondisi ini bisa dialami oleh semua wanita, namun umumnya terjadi wanita yang sedang atau sudah mengalami proses menopause .

Secara umum, Polip adalah pertumbuhan jaringan atau tumor yang bertangkai yang tumbuh di lapisan mukosa (selaput lendir). Ujung polip menonjol dan biasanya lebih besar dibanding batangnya yang melekat pada mukosa.

Sebagian besar polip rahim termasuk tumor jinak, tapi ada juga yang berubah menjadi ganas atau termasuk tumor ganas sejak awal muncul. Diperkirakan ada sekitar 1 dari 20 polip rahim yang termasuk tumor ganas atau berpotensi menyebabkan kanker.

Ukuran polip rahim bisa beragam, dari sekecil biji wijen hingga sebesar bola pingpong, dan jumlah polip yang tumbuh bisa lebih dari satu. Polip rahim terkadang bisa menjulur melalui leher rahim hingga ke vagina.

Ciri-ciri umum yang timbul akibat penyakit ini adalah:

  • Periode mestruasi yang tidak teratur. Periode menstruasi normal rata-rata berlangsung 4-7 hari. Siklus terjadi setiap 28 hari, dan dapat bervariasai antara 21 hari sampai 35 hari. Akan tetapi pada wanita yang memiliki polip rahim, sekitar 50% dari mereka memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur.
  • Pendarahan berlebihan (menorrhagia). Pendarahan antara siklus, dan pendarahan setelah menopause atau hubungan seksual. Polip rahim adalah penyebab pendarahan abnormal pada sekitar 25% kasus.
  • Keputihan. Polip rahim bisa meradang tetapi jarang menjadi terinfeksi periode normal berat atau menoragia keluarnya lendir putih atau kuning sering disebut keputihan. Gejala utamanya adalah terjadinya perdarahan diluar haid yang warnanya lebih terang dari darah haid. Terutama timbul setelah melakukan senggama (Post Coital Bleeding = PCB). Perlu dipertimbangkan juga adanya kanker leher rahim jika ditemukan PCB. Walaupun kadang – kadang polip serviks dapat berulang.
  • Makroskopis. Dapat tunggal atau multipel dengan ukuran beberapa sentimeter, warna kemerah-merahan dan rapuh. Kadang tangkainya panjang sampai menonjol dari introitus. Kalau asalnya dari portio, konsistensinya lebih keras dan pucat dengan tangkai yang tebal. Benjolan yang berasal dari jaringan di daerah mulut rahim, bentuknya seperti jari, berwarna merah, dan kenyal. Ukuran Polip rahim bervariasi, mulai beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter. Wanita bisa memiliki satu polip rahim atau lebih.
  • Histologi. Berasal dari mukosa yang dilapisi oleh 1 lapis epitel yang terdiri dari sel-sel silindris yang tinggi, yang khas berasal dari endocerviks dengan kelenjar serviks dan stroma dari jaringan ikat yang halus disertai oedem dan infiltrasi sel bulat. Sering pula disertai ulserasi pada ujungnya yang menyebabkan terjadinya perdarahan. Banyak polip rahim yang menunjukkan metaplasia yang luas, disertai infeksi, menyerupai permulaan dari carcinum dan Caepidermoid.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY