Ciri dan Tanda Gejala Remaja dengan Fobia Sosial

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Suatu hal yang tidak sesuai dengan kadar normal atau berlebihan memang tidak baik. Sepert pada fobia sosial yang kita ketahui adalah rasa gugup atau malu yang berlebihan sehingga membuat kita takut untuk bergaul dengan orang lain. Remaja dengan gangguan ini biasanya merasa takut tidak bisa bergaul dengan orang lain karena takut tidak dihargai.

Contoh perilaku fobia sosial atau suasana yang dapat membuat takut para penderita fobia sosial seperti saat berbicara di depan publik, tampil di atas panggung, menjadi pusat perhatian, membuat basa basi, bertemu dengan orang baru, diamati ketika melakukan sesuatu, digoda atau dikritik, berkencan, makan dan minum di tempat umum, berbicara saat rapat dan menghadiri suatu perkumpulan.

Untuk mengenali orang atau remaja dengan fobia sosial, anda bisa melihat ciri tanda dan gejala remaja dengan fobia sosial berikut ini:

  1. Gejala emosional dari fobia sosial

Secara emosional remaja dengan fobia sosial akan memperlihatkan tanda dan gejala meliputi merasa sangat sadar diri dan gugup berlebihan di situasi sosial sehari-hari, ketakutan yang berlebihan saat orang lain sedang mengamati perilakunya terutama dengan orang yang baru dikenal, takut berlebihan bahwa anda akan memalukan diri sendiri, dan merasa takut sekali bahwa orang lain akan menyadari bahwa anda merasa gugup.

  1. Gejala fisik remaja dengan fobia sosial

Tak hanya dari sisi emosional, secara fisik remaja dengan fobia sosial dapat terlihat seperti wajah yang memerah atau blushing, napasnya pendek-pendek, sakit perut disertai mual, gemetar baik tubuh dan suaranya, dada terasa sesak, jantung deg degan, berkeringat dan merasa pusing atau bahkan sampai pingsan.

  1. Gejala perilaku dari fobia sosial

Perilaku yang menunjukan remaja mengalami fobia sosial yaitu suka menghindari situasi sosial hingga tingkat tertentu sehingga anda membatasi aktivitas, sering menghindari tatapan orang lain, kemanapun anda pergi selalu membutuhkan teman, berdiam diri atau bersembunyi di belakan untuk menghindar dari orang lain, perilaku yang cukup berat yaitu memungkinkan remaja tidak mau pergi sekolah dan minum alkohol sebelum menghadapi situasi sosial apapun untuk menenangkan dirinya sendiri.

Itulah beberapa gejala dari fobia sosial pada remaja yang dapat anda ketahui. Setelah mengetahui hal tersebut dan jika disekeliling kita ada orang dengan fobia sosial maka penting bagi kita untuk menerima dan menghargai keberadaan mereka sehingga mereka akan merasa diterima oleh lingkungan dan perlahan membantu mereka sembuh. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here