Ciri dan Tanda Penyakit Difteri pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sekarang ini, penyakit difteri sering terdengar. Apa sebenarnya penyakit difteri? Difteri adalah penyakit menular akibat infeksi bakteri yang menyerang bagian selaput lender pada tenggorokan dan hidung. Difteri juga dapat menyerang kulit. Penyakit difteri merupakan salah satu infeksi yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian jika penderitanya tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Sebenarnya apa penyebab penyakit difteri? Perlu diketahui bahwa difteri disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama Corynebacterium diphtheria. Bakteri ini berasal dari kelompok bakteri gram positif dan sangat mudah menyebar sehingga risiko difteri akan menjadi lebih tinggi.

Yang paling banyak terkena penyakit difteri adalah anak-anak pada rentang usia 1-9 tahun. Walaupun tidak menutup kemungkinan penyakit ini juga bisa terjadi pada anak usia lebih dari 9 tahun dan pada orang dewasa. Ciri awal dan menjadi ciri khas seorang anak terjangkit penyakit ini adalah dapat dilihat dari terbentuknya lapisan berwarna abu-abu yang sering disebut pseudomembran pada tenggorokan dan amandel. Lapisan tersebut merupakan sel-sel mati akibat racun yang dihasilkan bakteri difteri.

Proses penyakit difteri ini dimulai dari bakteri akan menginfeksi selaput lendir pada hidung dan tenggorokan. Kemudian pada tingkatan yang lebih lanjut, bakteri akan memproduksi zat racun bernama exotoxin yang tersebar melewati aliran darah dan dapat merusak organ vital seperti ginjal, jantung, jaringan saraf dan otak. Ketika bakteri difteri telah masuk ke dalam tubuh, tidak aka nada gejala apapun hingga 2-5 hari ke depan.

Ciri-ciri awal anak yang menderita difteri adalah :

  1. Radang tenggorokan
  2. Demam menggigil
  3. Merasakan sakit saat menelan
  4. Suara menjadi serak
  5. Detak jantung menjadi meningkat
  6. Muncul lapisan berwarna putih sampai abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel

Selain ciri-ciri awal di atas, untuk memudahkan dalam mengenali penyakit difteri, ada beberapa gejala yang timbul ketika anak terserang penyakit difteri. Gejala-gejala tersebut adalah:

  1. Tubuh anak menjadi lemas dan tidak bersemangat
  2. Anak sering mengalami sesak napas
  3. Sering batuk dengan keras
  4. Pilek pada anak yang terus-menerus semakin parah bahkan disertai dengan keluarnya ingus bercampur darah
  5. Anak mengalami kesulitan berbicara
  6. Mengalami pembengkakan pada limfa atau kelenjar getah bening. Hal ini dapat dilihat dari leher yang membengkak.
  7. Mengalami gangguan pada penglihatan
  8. Kerusakan pada otot jantung
  9. Kerusakan pada saraf dan otak
  10. Kematian

Difteri sangat berbahaya. Bakterinya mampu untuk memproduksi racun yang dapat mengarah pada aliran darah dan tersebar ke berbagai organ dalam dan penting dalam tubuh. Jika racun ini sampai masuk ke dalam organ penting tubuh, dampaknya akan menjadi sangat fatal dan menyebabkan kematian. (SFK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here