Dampak Badan yang Terlalu Kurus untuk Kesehatan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Banyak yang bilang bahwa kurus adalah lebih baik dari pada kelebihan berat badan atau obesitas. Namun, terlalu kurus juga bisa menimbulkan jumlah masalah kesehatan. Karena semua media mendukung atau mempromosikan bentuk tubuh yang kurus itu indah, Anda mungkin merasakan dorongan untuk menjadi kurus seperti mereka. Lalu Anda akan melakukan beberapa langkah-langkah menurunkan berat badan secara drastis seperti diet ketat, latihan olahraga yang berlebihan dengan tujuan untuk mengurangi angka kalori dan mencapai angka bobot yang langsing dan ramping.

Berikut beberapa masalah kesehatan serius yang terkait dengan tubuh terlalu kurus:

  1. Masalah jantung

Memiliki tubuh yang terlalu kurus atau penurunan BB yang mendadak akan membuat jantung menjadi lemah yang disebabkan oleh hilangnya otot jantung dan akan mengakibatkan penurunan denyut nadi dan tekanan darah yang memicu terjadinya serangan jantung. Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Instotute of Metabolic Science di Cambridge pada tahun 2011 menyatakan bahwa orang dengan gen kurus akan beresiko memiliki lemak dalam daran yang meningkatkan terjadinya penyakit jantung.

  1. Gangguan kesehatan tulang

Ganguan tulang seperti osteoporosis dan patah tulang serta gangguan tulang lainnya akan lebih beresiko terjadi pada orang yang memiliki badan terlalu kurus. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Baltic Journal of Health and Physical Activity edisi 2010 yang menyatakan bahwa tubuh yang kurus berarti memiliki kepadatan tulang yang rendah karena konstan mengalami kekurangan vitamin D dan kalsium.

  1. Anemia

Seorang yang memiliki tubuh akan lebih rentan mengalami anemia, hal ini disebabkan karena penurunan jumlah sel darah merah dalam tubunya. Selain itu hal ini disebabkan kerena kurangnya asupan nutrisi dan makanan yang mengandung zat besi.

  1. Depresi

Gangguan makan atau yang disebut dengan anoreksia memiliki kaitan yang erat dengan depresi dan kecemasan sehingga orang yang memiliki tubuh terlalu kurus akan beresiko mengalami depresi. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di VU University Amsterdam yang menyatakan apabila seseorang memiliki badan terlalu gemuk atau terlalu kurus akan lebih rentan mengalami depresi dan stres. Dan bahkan studi terbaru menjelaskan bahwa orang yan terlalu kurun akan rentan terhadao gangguan mental.

  1. Gangguan paru-paru

Beberapa penyakit paru-paru seperti pneumonia, asma dan bronkitis akan beresiko pada seseorang yang memiliki tubuh terlalu kurus terutama terjadi pada wanita. Hal ini dikarenakan seseorang yang memiliki tubuh kusus mengalami kesulitan untuk memproduksi sebuah hormon yang membantu pembentukan daya tahan tubuh yang disebut dengan hormon adipokin. Sehingga hal ini bukan sesuatu yang tidak heran jika orang tersebut mengalami berbagai gangguan paru-paru.

  1. Ganggaun kesuburan

Seorang pria yang memiliki tubuh terlalu kurus akan memicu terjadinya kualitas vitalis menurun. Menurut sebuah penelitian yag dilakukan pada tahun 2010 menyatakan bahwa seorang pria yang memiliki badan terlalu kurus akan memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit. Selain itu penelitian tersebut menyatakan memiliki badan kurus akan memicu masalah disfungsi ereksi serta geirah seks yang akan menurun dan menghilang.

  1. Resiko keguguran

Seorang wanita yang memiliki tubuh terlalu kurus akan lebih beresiko mengalami keguguran dibandingkan dengan wanita yang memiliki tubuh ideal. Hal ini sama hal nya dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesehatan di London School of Hygiene dan Tropical Medicine yang menyatakan bahwa wanita yang memiliki tubuh kurus beresiko 72% lebih besar pada trimester 1. Selain itu wanita yang memiliki tubuh kurus akan lebih beresiko mengalami mual muntah pada saat kehamilan.

  1. Gangguan hati

Apabila seseorang memiliki tubuh yang terlalu kurus maka tubuh dapat memecah organ hati agar kebutuhan energi tubuh tetap terjaga dan memiliki fungsi normal. Sedangkan hal ini akan membuat kondisi hati menjadi abnormal. Menurut penelitian American Heart Assosiation menyatakan kondisi hati yang abnormal dapat memicu terjadinya kerusakan pada otak hingga paru-paru. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here