Dampak Bila Anak Memakai Ransel Berat

SehatFresh.com – Entah karena tuntutan pendidikan di era yang kian modern atau bukan, fakta yang sering kita lihat saat ini bahwa jadwal pelajaran anak sekolah di zaman sekarang dengan dulu sangat berbeda sekali. Rasanya, sudah jadi pemandangan sehari-hari anak-anak dari SD hingga SMA membawa ransel yang berat karena membawa banyak buku seiring dengan jadwal pelajaran yang makin padat. Padahal, tas yang berat dan pemakaian tas yang tidak benar dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Pertumbuhan tulang anak-anak berlangsung hingga usia 9 sampai 14 tahun. Jika dalam usia itu terjadi gangguan pada tulang, maka pertumbuhan tulang pun akan terganggu. Menurut American Occupational Therapy Association, berat tas sekolah anak hendaknya tidak lebih dari 15 persen dari berat tubuhnya. Sedangkan, menurut American Pediatrician, beban yang mampu diangkat oleh anak-anak adalah 10 hingga 20 persen dari berat tubuhnya

Selain karena beban yang tidak sesuai, tas punggung atau ransel juga bisa merugikan jika penggunanya tidak disiplin. Beban tas punggung semestinya diletakkan di punggung, namun tidak pada kenyataan praktiknya. Terkadang, anak-anak sering menyatukan kedua tali tas kemudian membebankannya pada salah satu bahu saja. Inilah yang menjadi salah satu pembawa masalah bagi kesehatan punggung. Bagi orang tua, penting untuk memeriksa ransel anak setiap hari dan memastikan anak hanya membawa barang yang dibutuhkan, agar anak terhindar dari bahaya berikut :

  • Skoliosis

Menahan tas berat pada satu bahu dapat menyebabkan anak menjadi lebih condong pada satu sisi karena bahu mengikuti arah gravitasi beban. Jika dibiarkan, punggung anak bisa membengkok ke samping akibat kelainan rangka tubuh atau skoliosis. Untuk mencegah hal ini, pakailah tas secara benar dengan menempatkan kedua tali pada bahu agar beban pada kedua sisi menjadi rata.

  • Kompresi tulang belakang

Ransel yang berat akan menarik tubuh anak ke depan karena tubuh mencoba menyesuaikan diri dengan berat badan dengan melengkungkan punggung. Sikap ini dapat menyebabkan kompresi tulang belakang.

  • Cedera pada bahu dan leher

Tali ransel bisa menerapkan tekanan pada pembuluh darah dan saraf di bahu dan leher. Tekanan ini bisa menimbulkan rasa sakit dan kesemutan di lengan, tangan, kaki dan leher. Memilih tas dengan tali yang diberi “pad” atau bantalan pada area sekitar bahu dapat mengurangi dampak dari tekanan ini.

  • Ketegangan otot

Asal mengenakan ransel dapat menyebabkan ketegangan atau kerusakan pada otot punggung dan perut. Jika ransel yang dikenakan longgar, berat badan dapat menarik tubuh menjadi mundur. Jika ukurannya tidak sesuai dengan ukuran tubuh anak, bisa menyebabkan penempatan beban yang tidak merata. Untuk mengurangi dampak  ini, atur tali sesuai dengan bahu dan pastikan ransel terletak di atas punggung bagian bawah.

  • Nyeri kronis pada punggung dan leher

Ransel berat dapat menyebabkan bagian atas dan nyeri punggung bawah dan ketegangan leher. Postur tubuh yang buruk yang disebabkan oleh ransel dan nyeri punggung dapat memperburuk masalah ini.

Sumber gambar : hipposale.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY