Dampak Buruk Anak dari Pola Asuh Permisif Orang Tua

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Apa maksud dari pola asuh permisif? Pola asuh permisif atau sering disebut pola asuh pemanja umumnya adalah pola asuh yang memberikan pengawasan yang sangat longgar kepada sang anak. Dimana orangtua memberikan kesempatan kepada anaknya untuk melakukan sesuatu tanpa pengawasan yang cukup dari orangtua. Orangtua dengan tipe pola asuh seperti ini, cenderung tidak menegur atau memperingatkan anak mereka apabila sang anak sedang ada dalam bahaya dan sedikit sekali memberi bimbingan kepada sang anak.

Selain itu, pola permisif diartikan sebagai cara mendidik dengan membiarkan anak berbuat sesuka dan sekehendak mereka. Orangtua tidak memberi pimpinan, nasehat maupun teguran. Biasanya orangtua tidak terlalu mempedulikan perkembangan psikis anak dan mengabaikan perkembangan anak. Pola pendidikan ini ditandai dengan pemberian kebebasan tanpa batas pada anak, anak berbuat menurut kemauannya sendiri, tidak terarah dan tidak teratur sehingga keluarga sebagai lembaga pendidikan informal tidak memiliki fungsi edukatif.

Cara mendidik ini tidak tepat jika dilaksanakan secara murni di lingkungan keluarga karena dapat mengakibatkan anak berkepribadian buruk. Bentuk perilaku permisif, antara lain membiarkan anak bertindak sendiri tanpa monitor (mengawasi) dan membimbingnya, mendidik anak secara acuh tak acuh, bersifat pasif atau bersifat masa bodoh dan orang tua hanya mengutamakan pemberian materi semata bagi anak.

Dampak negatif pola permisif bagi pembentukan pribadi anak, adalah:

  1. Anak merasa kurang mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari orangtuanya.
  2. Anak sering mogok bicara dan tidak mau belajar, serta bertingkah laku menentang.
  3. Anak mudah berontak dan keras kepala.
  4. Anak kurang memperhatikan disiplin, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun dalam pergaulan di masyarakat.

Walaupun pola asuh permisif memiliki banyak dampak negatif, khususnya bagi anak, akan tetapi pola asuh permisif juga memiliki dampak positif khususnya jika diterapkan dengan anak yang sudah dewasa dan sudah matang pemikirannya. Namun, pola asuh permisif tidak sesuai jika diterapkan pada remaja, apalagi kepada anak kecil. Hal ini karena apabila pola asuh permisif diterapkan pada remaja atau anak kecil maka dikhawatirkan dapat mengakibatkan anak berkepribadian buruk. (SFK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here