Dampak dan Bahayanya Merokok saat Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Merokok saat hamil memengaruhi kesehatan diri sendiri dan janin sebelum, selama dan setelah melahirkan. Semakin banyak paparan asap dan rokok yang di isap setiap harinya, maka akan mengakibatkan masalah kesehatan yang lebih serius. Rokok mengandung sejumlah substansi yang berbahaya karena berdampak racun bagi tubuh, dua di antaranya yang paling sering menjadi pembahasan adalah karbon monoksida dan nikotin (subtansi pada rokok yang dapat menyebabkan pemakainya merasa ketagihan).

Dalam sekali isap, substansi-substansi tersebut akan terserap dalam darah, dan akhirnya diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah, hingga mencapai janin. Proses tersebut secara langsung memapari janin dan akan memberikan beberapa dampak terhadap janin bila ibu merokok saat hamil, antara lain:

  1. Mengurangi kandungan oksigen bagi ibu dan janinnya
  2. Meningkatkan tekanan jantung si bayi
  3. Meningkatkan risiko si bayi untuk keguguran maupun lahir mati, ada banyak penelitian yang telah dilakukan untuk mempelajari tentang hubungan antara merokok pasif dan lahir mati. Peneliti membuktikan bahwa kemungkinan bayi mengalami kelahiran mati sekitar 23 persen untuk ibu hamil yang menjadi perokok pasif.
  4. Meningkatkan risiko bayi lahir prematur maupun berat bayi lahir rendah. Beberapa bayi berakhir kematian karena kondisi ini.
  5. Meningkatkan risiko si bayi mengalami gangguan paru-paru
  6. Meningkatkan risiko bayi kalaupun berhasil lahir dengan sehat tapi mengalami kematian mendadak bahkan sebelum usianya berhasil menginjak 1 tahun)
  7. Dapat memicu terjadinya gangguan pada plasenta, saluran penghubung ibu dengan si bayi. Gangguan pada plasenta dapat menyebabkan jantung bayi tidak berfungsi secara normal, semakin sulitnya proses persalinan serta terganggunya aliran baik makanan maupun oksigen dari ibu kepada bayi.
  8. Meningkatkan resiko si bayi mengalami cacat fisik. Salah satu efek yang paling bahaya dari merokok pasif pada bayi yang belum lahir adalah adanya kemungkinan peningkatan risiko cacat fisik. Paparan asap rokok terus-menerus pada ibu hamil akan memulai mutasi genetik dan akan mengakibatkan cacat kaki, testis dan otak.
  9. Meningkatkan resiko si bayi mengalami cacat lahir Jika ibu hamil menjadi perokok pasif terus-menerus sepanjang masa kehamilan, kemungkinan bayi akan mengalami cacat lahir baik ringan maupun berat. Asap rokok juga merupakan penyebab mutasi gen karena produk beracun berbahaya memasuki tubuh seorang perempuan hamil melalui merokok pasif.
  10. Organ rusak karena Ibu hamil yang menjadi perokok pasif tidak akan mendapatkan pasokan darah yang cukup untuk plasentanya. Hal ini akan mengakibatkan sistem kardiovaskular, sistem pencernaan dan sistem saraf pusat janin rusak. Studi menunjukkan bahwa pembangunan neurobehavioural abnormal pada bayi terkait dengan paparan perokok pasif oleh ibu. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here