Dampak Estrogen Rendah Pada Wanita Muda

SehatFresh.com – Estrogen adalah hormon yang memberikan karakteristik wanita bagi wanita. Estrogen diproduksi terutama dalam ovarium. Beberapa estrogen juga diproduksi oleh kelenjar adrenal. Sinyal untuk produksi estrogen berasal dari kelenjar pituitari, dan tingkatnya bervariasi sepanjang hidup tergantung pada tahap siklus menstruasi wanita. Menurunnya kadar estrogen biasanya terjadi pada wanita yang mendekati dan yang telah menopause. Namun, wanita yang lebih muda (di bawah 40 tahun) juga bisa mengalami estrogen rendah, tetapi gejala dan penyebabnya berbeda dengan wanita menopause.

Ada tiga jenis estrogen, yaitu estriol, estradiol dan estron. Beberapa wanita tidak secara alami menghasilkan cukup satu atau semua bentuk estrogen. Tingkat estrogen tidak normal bisa menandakan adanya kanker ovarium atau adrenal. Wanita muda dapat mengalami tingkat estrogen rendah dari berbagai penyebab, dan jenis pengujian yang digunakan untuk mengukurnya tergantung pada gejala, usia, riwayat keluarga dan pemeriksaan fisik.

Penyakit genetik dapat mengakibatkan estrogen rendah pada wanita yang lebih muda. Sindrom Turner adalah penyakit yang diturunkan yang mengarah pada perawakan pendek dan kurangnya ovulasi. Kondisi lain yang menyebabkan kadar estrogen rendah pada wanita yang lebih muda termasuk olahraga berlebihan, gangguan makan dan terlalu sedikit lemak tubuh. Olahraga ekstrim sebelum dan selama pubertas, seperti senam dan menari, dapat menyebabkan kadar estrogen menjadi rendah, dan ini bisa menghambat perkembangan sebagai perempuan normal.

Apa saja gejalanya?

  • Gejala yang paling umum dari estrogen yang rendah pada wanita yang lebih muda adalah terganggunya siklus menstruasi.
  • Wanita yang lebih muda den ganestrogen rendah kemungkinan besar mengalami menopause dini yang gejalanya ditandai dengan hot flashes dan berkeringat di malam hari. Kelelahan adalah keluhan umum yang terkait dengan kedua kondisi tersebut.
  • Banyak juga wanita yang dilaporkan mengalami insomnia, kurang hasrat seksual dan hubungan seksual yang menyakitkan ketika tingkatestrogen menjadi rendah atau mulai menurun.
  • Perubahan mood yang menyebabkan menjadi mudah menangis, perasaan depresi dan mudah tersinggung.
  • Masalah pada tulang yang mengarah keosteoporosis.
  • Kesulitan untuk hamil juga dapat menjadi sinyal yang terkait dengan tingkat estrogen rendah pada wanita muda.

Pengobatan tingkat estrogen rendah didasarkan pada penyebab yang mendasarinya. Wanita yang lebih muda yang mendekati menopause tidak diperlakukan sama dengan wanita yang lebih tua dengan tingkat estrogen rendah. Karena gejala kadar estrogen yang rendah mengindikasikan masalah kesehatan yang mendasarinya, maka penting untuk periksa ke dokter untuk mendapatkan pengujian. Wanita yang lebih muda dengan gejala kadar estrogen rendah harus dievaluasi agar dapat ditentukan penyebab dan pengobatannya

Sumber gambar : SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY