Dampak Kelebihan Vitamin A pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pria maupun wanita sama-sama membutuhkan asupan gizi serta vitamin yang cukup bagi tubuhnya. Hal ini untuk mendukung serta menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Khusus bagi pria, asupan gizi dan vitamin tepat sangat dibutuhkan untuk menjaga kondisi sehat dan prima sehingga bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar.

Salah satu vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh yaitu Vitamin A. Vitamin A merupakan vitamin yang larut dalam lemak dan disimpan dalam hati. Vitamin A sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu retinoid dan karotenoid. Vitamin A retinoid adalah vitamin A yang sumbernya berasal dari hewan seperti telur, susu, dan daging, sedangkan vitamin karotenoid adalah vitamin A yang sumbernya berasal dari tumbuhan seperti buah, sayur dan biji-bijian.

Vitamin A merupakan zat gizi dan golongan vitamin yang berguna untuk kesehatan mata dan kesehatan tubuh. Vitamin A juga membantu menjaga kesehatan kulit dan selaput lendir yang melapisi hidung, sinus, dan mulut. Vitamin A juga memainkan peran penting pada sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan, pembentukan tulang, proses reproduksi, dan penyembuhan luka.

Bagaimana jika pria terlalu banyak mendapatkan asupan vitmain A? Berikut beberapa dampak dari kelebihan asupan Vitamin A:

  • Memicu Pertumbuhan Kanker

Konsumsi vitamin A sebenarnya bisa mencegah kanker jika dikonsumsi secara teratur dan cukup. Lain halnya jika dikonsumsi secara berlebih dapat menyebabkan sebaliknya. Vitamin A sendiri disimpan di hati, sehingga jika berlebihan bisa merusak kinerja organ hati pada manusia. Kanker yang muncul diakibatkan oleh konsumsi vitamin A berlebih ini adalah kanker prostat.

  • Kerapuhan Tulang atau Osteoporosis

Sebuah penelitian menerangkan ternyata jika tubuh kelebihan vitamin A bisa memicu aktivitas osteoclast yaitu sel yang menguraikan tulang. Ternyata vitamin A ini juga berlawanan dengan sistem kerja vitamin D yang berfungsi untuk pembentukan tulang. Hal ini dapat memunculkan kelainan pada tulang saat pertumbuhan atau menginjak usia manula.

  • Kerusakan Limpa dan Hati

Karena vitamin A disimpan dalam hati atau berarti tidak larut dalam air. Sedangkan hati berfungsi sebagai pengolah retinol yang berarti vitamin dalam tubuh sudah berlebih vitamin A. Jika dibebani dengan tambahan vitamin A maka kinerja hati pun bisa rusak untuk jangka lama. Untuk itu, vitamin A yang dikonsumsi langsung sebaiknya berupa beta karoten agar meminimalkan resiko pengolahannya dalam tubuh.

Setelah mengatahui resiko kelebihan Vitamin A, ada baiknya jika Anda mengetahui sumber makanan dan minuman yang bisa Anda konsumsi untuk mendapatkan Vitamin A, sehingga Anda bisa mengatur dosis serta asupan makanan tersebut.

Untuk mendapatkan asupan Vitamin A, Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengadung vitamin A, seperti buah-buahan dan sayuran yang kaya akan beta-karoten, seperti sayuran dan buah-buahan yang berwarna oranye, kuning, dan hijau (wortel, cabai merah, bayam, kacang panjang, kangkung, sawi, tomat, manfaat brokoli, dan paprika, apel, manga, buah naga, pepaya). Beta-karoten adalah sumber vitamin A yang sangat mudah larut dalam air. Namun, konsumsi vitamin A dari jenis retinol juga cukup dianjurkan meski dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Untuk vitamin A jenis retinol, Anda dapat memperolehnya dari daging, hati, susu, dan sereal. Namun, perlu diingat bahwa vitamin jenis ini tidak dianjurkan dikonsumsi terlalu banyak.

Selain dari makanan yang dikonsumsi, sumber Vitamin A bisa didapatkan melalui konsumsi suplemen. Namun, Anda perlu memperhatikan kandungan Vitamin A yang terdapat pada suplemen tersebut. Karena asupan vitamin A yang berlebihan atau dalam dosis tinggi bisa berbahaya bagi hati Anda yaitu menyebabkan keracunan hati.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY