Dampak Penggunaan Kondom pada Kualitas Sperma

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kondom adalah salah satu bentuk dari alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan atau penularan penyakit kelamin pada saat berhubungan seksual. Alat kontrasepsi ini adalah yang paling banyak ditemui di pasaran, alat kontrasepsi yang berasal dari bahasa latin condus yang artinya baki atau nampan penampung ini adalah alat yang paling sering digunakan bagi pasangan yang ingin melakukan hubungan seksual.

Alat kontrasepsi jenis ini dapat digunakan pada kelamin pria ataupun wanita Bahan pembuat kondom biasanya adalah bahan karet latex, polyurethane atau kulit domba.

Jenis-jenis kondom tersedia berbagai bentuk, ukuran, bahan baku, dan katareristik lain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Bahan baku materi utama dalam pembuatan kondom jenis ini adalah bahan Latex, sejenis plastik, dan membran binatang. Bahan Latex diduga dapat paling efektif dalam mencegah penularan penyakit menular seksual. Kondom dari bahan kulit kambing berguna bagi yang memiliki alergi terhadap latex. Ukuran, standart, ekstra besar atau ukuran yang lebih kecil sesuai dengan kebutuhan. Ketebalan, kondom sendiri tersedia berbagai ketebalan, ketebalan yang tinggi atau juga kondom atau juga kondom ekstra tipis, lapisan kondom yang tidak terlalu tebal memiliki resiko rusak atau sobek saat digunakan. Bentuk, sebagian bentuk kondom untuk menahan air mani, sebagian kondom memiliki bagian yang mengerucut dan sebagian lagi tidak. Kandungan Spermisida ini ada di dalam sebagian kondom, Spermisida sendiri adalah zat yang dapat membunuh sperma, penggunaan bahan ini meningkatkan resiko penularan infeksi penularan penyakit seksual, biasanya tidak mengndung zat ini adalah kondom dengan menggunakan bahan polyurethane atau kulit domba. Rasa, ada berbagai rasa yang terdapt dalam beberapa kondom. Warna, berbagai jenis warna pun bisa menjadi pilihan Anda.

Kualitas sperma adalah penentu kesuburan pria, kualitas penurunan sperma dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:

  • Mandi air hangat, air hangat dapat mempengaruhi kualitas sperma karen perubahan suhu dapat menyebabkan jumlah spera berkurang karena peningkatan suhu pada testis.
  • Celana terlalu ketat, celana yang ketat juga dapat mempengaruhi kualits sperma karena dapat meningkatkan suhu testis.
  • Radiasi handphone, radiasi dari handphone sebenarnya memiliki dampak cukup besar pada jumlah produksi sperma pada pria.
  • Stres, ini juga bisa menjadi salah satu faktor penurunan kualitas sperma
  • Jarang berhubungan intim, ini juga dapat menurunkan kadar sperma, dan menyebabkan bentuk sperma menjadi tidak sehat.
  • Kecanduan alkohol, ini akan menurunkan kadar hormon testosteron dan mempengaruhi berkurangnya jumlah sperma.
  • Tembakau, rokok sudah menjadi rahasia umum menjadi akar dari impotensi.
  • Produk kedelai, kedelai mengandung senyawa isoflavon yang berpengaruh pada infertilitas pada pria.
  • Nonton TV, menonton TV dengan durasi yang lama bis menyebabkan obesitas yang dapat mempengaruhi junlah produksi sperma.
  • Menggunakan laptop. Suhu panas dari laptop dapat meningkatkan suhu Skrotum yang dapat mengurangi jumlah sperma.

Dari sejumlah faktor penurunan kualitas sperma tidak ada yang mengaitkan keturunan kualitas sperma dengan penggunaan kondom.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY