Dampak Penyakit Lupus Terhadap Kehidupan Seks

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Menderita penyakit lupus memang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, tidak terkecuali kaitannya dengan aktivitas seksual. Beberapa gejala penyakit lupus yang umumnya muncul adalah luka pada kelamin, nyeri pada sendi, hingga mudah kelelahan. Lantas apa saja dampak penyakit lupus bagi kehidupan seksual suami istri?

Obat-obatan yang dikonsumsi dapat memberikan efek samping

Penyakit lupus rupanya dapat mempengaruhi kehidupan seksual seseorang. Salah satunya adalah pengonsumsian obat-obat tertentu yang bisa mengakibatkan penurunan libido atau kekeringan pada vagina. Jangan pernah sungkan mengkonsultasikan pada dokter jika hal ini terjadi, sehingga alternatif pengobatan lain dapat dilakukan.

Mood berhubungan seks dapat terganggu

Tidak dipungkiri jika penyakit lupus akan mempengaruhi mood bercinta seseorang. Padahal mengatur mood dalam aktivitas seksual harus dilakukan. Solusi dalam mengatasi hal ini adalah kendalikan pikiran dan perasaan agar santai dan rileks.

Temukan berbagai cara untuk menghadirkan  suasana santai dan rileks. Misalnya saja bersantai di dalam rendaman air hangat bersama pasangan. Pasalnya air hangat bisa membantu untuk meredakan sakit pada sendi. Selain itu bisa juga dengan menyalakan lilin, menggunakan aromaterapi, hingga mendengarkan musik.

Kreativitas seksual menjadi menurun

Penyakit lupus bisa juga membuat kreativitas seseorang menjadi berkurang dalam berhubungan seksual. Kreatifitas dalam bercinta seharusnya muncul pada setiap pasangan, sehingga tidak menghadirkan rasa bosan. Alhasil disarankan untuk mencoba hal-hal yang berbeda dalam bercinta.

Jangan takut untuk bereksperimen dengan posisi-posisi seksual yang baru guna mendapatkan posisi yang paling nyaman. Bisa juga menggunakan bantal atau alat lain untuk mengatasi nyeri pada sendi. Dengan demikian aktivitas seksual bisa tetap berjalan dengan optimal.

Jadwal hubungan seksual dapat berantakan

Penyakit lupus juga bisa membuat jadwal hubungan seksual bisa berantakan. Hal ini sebenarnya masih ada hubungannya dengan mood dan kreatifitas yang menurun. Alhasil luangkanlah waktu khusus untuk aktivitas seks, walaupun hanya satu minggu sekali.

Bagi penderita penyakit lupus disarankan untuk tetap memelihara hubungan cinta dengan pasangan. Sangat penting dalam memelihara romantisme setiap hubungan yang salah satunya adalah dengan menghabiskan waktu bersama pasangan.

Dapat menumbuhkan rasa tidak percaya diri

Penderita penyakit lupus rentan mengalami rasa tidak percaya diri. Hal ini tentu saja dapat mempengaruhi aktivitas seksual dalam pasangan. Alhasil mulailah dengan membangun rasa percaya diri. Sesungguhnya semangat yang muncul dari dalam diri sendiri akan membantu penyembuhan penyakit lupus yang diderita.

Komunikasi terhambat

Menururnnya rasa percaya diri bisa mempengaruhi terhambatnya komunikasi. Hal ini akan mempengaruhi komunikasi dengan pasangan. Disarankan bagi penderita lupus untuk terbuka pada pasangan dengan kondisi yang dialaminya.

Selain itu dibutuhkan juga peran dari pasangan dan orang lain untuk ikut membantu memberikan dukungan bagi penderita agar cepat sembuh. Dengan komunikasi yang lancar, hubungan sosial juga akan terjaga dengan baik. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here