Dampak Terlalu Sering Berhubungan Seks

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bagi pasangan suami istri, hubungan seksual cukup memberikan pengaruh bagi keharmonisan rumah tangga. Ketika aktivitas seksual memberikan kepuasan, maka akan berdampak positif bagi suami istri. Namun tahukah pembaca bila berhubungan seks secara berlebihan juga memiliki dampak negatif?

Perilaku seksual merupakan tingkah laku yang memiliki tujuan menarik perhatian lawan jenis. Perilaku seksual dapat juga dikatakan sebagai tingkah laku pria dan wanita yang menggunakan sentuhan fisik anggota badan hingga mencapai tahap hubungan intim (Martopo, 2000).

Di lain pihak Tjiptanigrum (2009) mengungkapkan jika perilaku seksual terbagi menjadi dua, yakni ringan dan berat. Perilaku seksual ringan antara lain menaksir; berkencan, memegang tangan, berciuman ringan (kening atau pipi), dan berpelukan. Sementara kategori berat antara lain berciuman bibir (mulut atau lidah), meraba bagian sensitif, mencium bagian sensitif, menempelkan organ intim, oral seks, dan berhubungan seksual.

Lima dampak buruk terlalu sering berhubungan seks

Terlalu sering berhubungan seks rupanya dapat memberikan dampak negatif bagi suami istri. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini lima dampak buruk terlalu sering berhubungan intim.

  1. Berpotensi mengalami lecet hingga infeksi saluran kencing

Wanita (istri) yang terlalu sering berhubungan intim dapat menyebabkan alat kelaminnya terasa sakit. Rasa sakit tersebut muncul karena lecet pada Miss V. Hal itu mungkin saja terjadi akibat terlalu sering mengalami gesekan. Selain lecet, dampak buruk lainnya dapat menyebabkan infeksi saluran kencing. Hal itu bisa diakibatkan infeksi bakteri yang terjadi pada uretra. Pasalnya aktivitas seks juga memberikan peluang Miss V terkena bakteri, sehingga dampak infeksi tetap muncul.

  1. Berpotensi mengalami cystitis

Penyakit cystitis memiliki gejala seperti terbakar, apabila seseorang buang air kecil. Selain itu terdapat perasaan kurang nyaman pada panggul bawah. Gejala lainnya yang biasanya muncul antara lain sering buang air kecil, air kencing berwarna keruh atau gelap, air kencing berbau menyengat, hingga mengandung darah. Guna menghindari bahaya cystisis, seseorang perlu menjaga kesehatan organ intim. Khusus bagi seseorang yang telah menderita cystitis harus menghindari minuman beralkohol, kafein, hingga makanan pedas.

  1. Berpotensi mengalami otot kaku

Berhubungan seks dapat membuat otot menjadi pegal atau. Terlebih ketika bercinta, suami istri melakukan berbagai posisi seks yang berbeda-beda. Kondisi tersebut bisa membuat istri mengalami ekskoriasi Miss V, sehingga penetrasi terasa menyakitkan. Suami istri perlu melakukan pemanasan sebelum berhubungan seks, guna mengurangi risiko otot kaku.

  1. Berpotensi kesulitan mencapai klimaks

Terlalu sering berhubungan seks bagi pria, bisa menyebabkan kadar semen dan sperma menurun. Dengan demikian akan sulit bagi pria (suami) untuk mencapai klimaks.

  1. Berpotensi mengalami serangan Jantung

Salah satu dampak buruk yang juga perlu diperhatikan dari terlalu seringnya berhubungan seks adalah berpotensi mengalami serangan jantung. Meski memiliki potensi serangan jantung, namun situasi ini memang terbilang jarang terjadi. Asalkan hubungan seks dilakukan secara cukup dan teratur, maka kesehatan jantung juga tetap terjaga. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here