Dampaknya Kalau Makan Berlebihan saat Sahur

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Makan sahur berlebih untuk berjaga-jaga agar tak kehabisan energi saat menjalani ibadah puasa mungkin perlu dipertimbangkan lagi. Pasalnya, makan berlebihan saat sahur bisa berdampak buruk bagi tubuh.

Pada dasarnya, segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan tidak baik bagi tubuh. Tak terkecuali saat makan sahur. Maksud hati ingin menjaga stamina dengan makan sebanyak-banyaknya, namun justru bisa mendatangkan masalah kesehatan.

Konsultan saluran cerna RS Cipto Mangunkusumo dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, FINASIM mengatakan, makan berlebihan saat sahur justru mengurangi produktivitas. Hal ini karena kadar gula naik mendadak. Produksi insulin akan meningkat sehingga seseorang mudah mengantuk.

Di samping itu, makan terlalu berlebihan juga dapat menyebabkan beberapa gangguan, seperti peningkatan kadar gula darah, kolesterol, obesitas dan lainnya. Bahkan, bila memang sangat berlebihan, dapat menyebabkan gangguan elektrolit yang menyebabkan seseorang mengalami kram atau kaku pada tangan dan kaki.

Begitu pula ketika berbuka. Sebaiknya, juga tidak kalap menyantap makanan secara berlebihan. Kondisi lambung yang terlalu penuh akan mengganggu rangkaian ibadah selanjutnya, seperti salat tarawih. Bagaimana salat bisa khusyuk kalau mengantuk karena perut full?

Jadi, makanlah tetap dalam porsi sewajarnya saat sahur. Selain itu, sikap memilih menu makan sahur juga diperlukan untuk menunjang aktivitas selama menjalani ibadah puasa.

Seperti dikutip dari laman medic.uum.ed, dinyatakan bahwa sebaik-baiknya makanan sahur bagi seorang yang menjalankan puasa adalah dengan mengonsumsi kurma yang diiringi dengan makanan lainnya.

“Buah kurma lebih unggul daripada makanan lain yang mengandung gula. Hal itu didukung bukti, yaitu segelas air yang mengandung glukosa akan diserap tubuh dalam 20–30 menit. Namun, kadar gula yang terkandung dalam kurma baru habis terserap dalam waktu 45–60 menit. Orang yang mengonsumsi kurma pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar karena makanan tersebut juga kaya serat,” jelas Dr. David Conning, seorang ahli nutrisi dari British Nutrient Foundation.

Makanan-makanan lainnya yang dapat membuat Anda kenyang lebih lama antara lain pasta dan nasi merah. Perbanyak juga makan serat dari buah dan sayuran agar pencernaan Anda tetap terjaga dengan baik dan membantu mengenyangkan lebih lama. Sumber protein seperti daging, telur, tahu, tempe dan lainnya juga perlu dikonsumsi.

Sebaliknya, hindari makanan yang merangsang peningkatan asam lambung, seperti makanan pedas, asam, dan kafein. Hal ini dikarenakan makanan tersebut akan meningkatkan risiko sakit maag, terutama pada saat bulan puasa. Kafein juga akan membuat Anda buang air kecil lebih sering sehingga Anda akan lebih cepat merasa haus. Selain makanan, Anda juga perlu tetap mengonsumsi air sebanyak 1,5 liter atau delapan gelas sehari. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here