Dapatkah Gangguan Makan atau Anoreksia pada Pria Disembuhkan?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak dipungkiri jika gangguan makan anoreksia lebih banyak menyerang wanita. Namun perkembangan dewasa ini, gangguan makan tersebut juga banyak menyerang para pria. Lantas kenapa pria juga dapat terserang gangguan makan tersebut?

Kenapa anoreksia dapat muncul pada pria?

Gangguan anoreksia yang dialami pria secara umum hampir sama dengan yang dialami wanita. Dengan begitu kuatnya pandangan masyarakat terkait bentuk badan ideal yang harus dimiliki pria, turut mempengaruhi munculnya gangguan makan ini.

Pria akan terfokus untuk menciptakan tubuh yang ideal demi mendapat pujian di masyarakat. Efek sampingnya membuat pria terkadang harus menghindari beberapa makanan yang dapat memberikan efek gemuk pada dirinya.

Kemudian tertanamlah keinginan dalam diri pria untuk ramping dan berotot sehingga bisa tampil ideal. Berbagai cara pun dilakukan, salah satunya adalah menurunkan berat tubuh. Namun tanpa disadari upaya diet yang dilakukan dapat membuat pria tertekan sehingga terserang anoreksia.

Selain itu beberapa faktor lain yang bisa memicu pria mengalami anoreksia adalah perilaku bullying, komentar gendut dari orang lain, hingga mengalami trauma tertentu. Pria yang menderita obesitas saat kecil juga mempunyai risiko mengalami gangguan makan saat tumbuh dewasa.

Dapatkah gangguan anoreksia pada pria disembuhkan?

Gangguan anoreksia sebenarnya bukanlah fenomena yang baru. Namun yang patut diperhatikan bahwa pria yang mengalami anoreksia, mungkin saja belum menyadari bahwa dirinya sedang menderita gangguan makan.

Gangguan makan yang diderita wanita atau pria, secara umum dapat disembuhkan. Semakin cepat anoreksia terdeteksi, maka semakin cepat pula pemulihannya. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan anoreksia pada pria.

  1. Pria harus mengakui bahwa dirinya sedang mempunyai masalah pada pola makan. Alhasil dalam mengatasi gangguan makan ini, langkah pertama dibutuhkan kesadaran dari diri sendiri.
  2. Pria kemudian membicarakan perasaan dan kecemasan yang sedang dialami ini kepada orang terdekat. Tidak dipungkiri ini adalah kondisi yang sulit, tapi tetap harus dilakukan. Jangan pernah malu atau takut, karena saran dari orang lain akan menjadi penuntun untuk hidup lebih sehat.
  3. Pria harus menjauhi aktivitas, tempat atau orang-orang yang memicu obsesi untuk menjadi kurus. Tarik diri dari pergaulan teman-teman yang masih terus membahas tentang diet. Hal ini dapat memberikan semangat pada diri untuk hidup lebih sehat.
  4. Pria perlu mencari bantuan atau dukungan dari dokter spesialis guna memberikan solusi kesehatan. Beralih untuk melakukan pendekatan medis dalam mengatasi hal ini.
  5. Pria bisa meminta anjuran pada dokter terakit suplemen vitamin yang lebih sesuai dengan kondisi badan. Bila mengalami pola makan yang tidak baik, maka kemungkinan tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
  6. Pria jangan menutup diri dari anggota keluarga dan teman yang ingin membantu. Pahamilah bahwa orang-orang di sekitar mempunyai niat baik untuk kepentingan kesehatan. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here