Darah Menggumpal Saat Haid, Pertanda Apa?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Karena menjadi salah satu indikator kesehatan reproduksi, adanya kelainan ketika menstruasi kerap menjadi kekhawatiran banyak wanita. Salah satunya darah menggumpal. Gumpalan darah saat menstruasi pada dasarnya merupakan hal yang wajar. Setiap wanita pasti pernah mendapati keluarnya darah menstruasi yang menggumpal, terutama ketika darah yang keluar sedang deras-derasnya.

Pada dasarnya, tubuh memiliki mekanisme alami dengan melepaskan antikoagulan untuk mencegah gumpalan darah. Namun, ketika sedang banyak-banyaknya, antikoagulan tersebut tak punya cukup waktu untuk menyelesaikan tugasnya dalam mencegah gumpalan darah. Yang perlu menjadi perhatian adalah ketika gumpalan darah secara berlebihan bahkan hingga akhir masa menstruasi. Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter karena darah menggumpal saat menstruasi juga bisa disebabkan oleh kondisi-kondisi yang memerlukan penanganan medis seperti berikut ini:

  • Adenomiosis. Adenomiosis adalah kondisi di mana lapisan dinding rahim (endometrium) tumbuh ke dalam bagian dalam otot dinding rahim sehingg menyebabkan penebalan dinding rahim. Semakin tebal dinding rahim, semakin banyak darah menstruasi yang akan keluar, dan ini berarti semakin besar pula kemungkinan banyaknya darah menstruasi yang menggumpal.
  • Miom. Miom termasuk kelompok tumor yang pertumbuhannya bergantung pada hormon. Tumor ini memperbesar ukuran rahim dan memperlebar area endometrium (lapisan dinding rahim). Wanita yang memiliki miom umumnya mengalami menstruasi dengan darah yang lebih kental dan cenderung menggumpal serta terasa nyeri pada perut bagian bawah ketika buang air kecil.
  • Anemia. Jika darah menstruasi yang keluar dirasa terus menggumpal dan tubuh pun menjadi lemas, ada kemungkinan itu mengindikasikan anemia. Selama ini kita tahu bahwa keluarnya darah yang berlebihan selama menstruasi dapat memicu anemia. Selain itu, ternyata pernah ada penelitian yang pernah yang melaporkan bahwa anemia kekurangan zat besi juga dapat memicu gumpalan darah.
  • Keguguran. Keluarnya gumpalan darah juga bisa menjadi pertanda keguguran. Warna gumpalan darah yang keluar biasanya sedikit kekuningan atau keabu-abuan. Jika mendapati gumpalan darah seperti ini, kemungkinan ada kondisi medis mendasar yang menjadi pemicu keguguran. Maka dari itu, segera pergi ke ginekolog guna mencegah terjadinya keguguran di kehamilan berikutnya.
  • Perkembangan rahim yang abnormal. Dalam beberapa kasus, darah menggumpal saat mensturasi dikaitkan dengan kelainan kromosom yang sifatnya turunan. Salah satu contohnya septum uterus (rahim). Kelainan seperti ini dapat menghambat keluarnya darah menstruasi dan membuatnya mengental dalam rahim. (RFZ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY