Definisi dan Gejala Borderline Personality Disorder

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Borderline personality disorder merupakan suatu penyakit yang dikenal dengan kepribadian ambang yang disebabkan karena terganggunya kondisi mental seseorang. Kondisi ini biasanya berdampak pada perasaan serta pola fikir serta perasaan seseorang terhadap dirinya sendiri maupun terhadap oranglain dengan tingkah laku yang tidak normal.

Definisi lain menyatakan bahwa borderline personality disorder merupakan gangguan kepribadian yang menggambarkan sebagai gangguan fungsi kepribadian yang berkepanjangan dalam diri seseorang biasanya muncul diatas usia 18 tahun yang ditandai dengan kedalaman dan variabilitas suasana hati. Sikap kepada orang lain berubah-ubah dengan cepat dalam periode yang singkat.

Orang yang menderita gangguan ini kebanyakan dan biasanya menderita gangguan kepriadian sangat sulit apabila jauh dari keluarga dan teman-teman. Selain itu mereka yang memiliki gangguan ini merasa putus asa untuk mencoba menghindari rasa sepi. Penderita merasa takut untuk ditolak dan ditinggalkan, merasa cemas, marah, tidak berarti, serta cenderung menyakiti dirinya sendiri.

Penyebab borderline personality disorder diakibatkan oleh faktor genetika, sosial, biologis, dan psikologis. Selain itu penyebab lain gangguan ini diakibatkan oleh rendah diri, sensitivitas melekat terhadap stress, pelecehan seksual ataupun fisik, mengabaikan sebagai seorang anak.

Penderita yang memiliki gangguan borderline personality disorder memiliki tanda gejala yang akan muncul diantaranya sebagai berikut :

  1. Penderita mudah tertekan dan marah tanpa ada alasan yang jelas. Hal ini dapat terjadi beberapa jam atau bahkan berhari-hari
  2. Tindakan impulsif contohnya penyalahgunaan obat, ugal-ugalan, judi, kerasukan dan seks bebas. Bahkan beresiko untuk melakukan tindakan bunuh diri
  3. Perasaan kekosongan dan kebosanan
  4. Tidak memiliki citra rasa yang baik
  5. Kehilangan kontrol emosi yang bisa memicu perkelahian atau tindakan kekerasan
  6. Selalu merasa takut untuk ditinggalkan atau merasa dirinya tidak berarti
  7. Suasana tak terduga
  8. Kesulitan dalam hubungan
  9. Senang mengevaluasi oranglain dalam skala posistif atau negatif yang akan memberikan kesan kagum atau membenci banyak orang. Namun persepsi ini dapat berubah swaktu-waktu.

Pengobatan untuk menangani hal ini diantaranya sebagai berikut :

  1. Psikoterapi

Penderita gangguan borderline personality disorder membutuhkan pengobatan psikoterapi dengan cara memahami prilakunya, mengelola perilaku imflunsif, dan meningkatkan keterampilan sosial. Selain itu, membantu meningkatkan kortrol frustasi, emosi, marah, kesepian, dan rasa ketakutannya.

  1. Memberikan obat-obatan

Penderita gangguan ini diberikan obat-obatan antidepresi dan stabilisator suasana hati. Dalam dosis rendah dapat diberikan antipsikotik. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here