Definisi dan Pemahaman Penyakit Anosmia

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Hidung adalah salah satu pancaindera manusia yang memiliki peran cukup dominan, yakni sebagai indera penciuman. Dilihat dari fungsi pernafasan, hidung merupakan alat masuknya oksigen ke dalam tubuh. Namun tahukah jika hidung juga bisa terserang penyakit yang cukup membahayakan?

Definisi dan pemahaman anosmia

Secara anatomi, hidung adalah bagian menonjol dari vertebrata yang mempunyai nostril yang memiliki fungsi penyaring udara untuk pernafasan. Hidung seperti organ tubuh manusia lainnya yang juga dapat terserang beberapa penyakit. Gangguan yang sering terjadi antara lain rinitis alergi, rinosinusitis kronik, infeksi saluran nafas atas serta trauma kepala (Huriyati E dan Tuti Nelvia, 2014).

Salah satu gangguan yang biasanya muncul adalah anosmia. Ini merupakan suatu kondisi ketika indera penciuman mengalami gangguan atau bahkan tidak berfungsi sama sekali. Situasi tersebut dapat bersifat sementara atau permanen. Kondisi yang kronis bahkan bisa mengakibatkan situasi yang lebih buruk, yakni gangguan pada lidah (indera pengecap).

Tidak dipungkiri jika anosmia adalah kondisi yang cukup “menyiksa” bagi seseorang. Bisa dibayangkan ketika indera penciuman tak lagi peka, sehingga seseorang tak mampu lagi mendeteksi bau-bauan. Hanya saja yang perlu diperhatikan, tidak semua gangguan penciuman dikategorikan sebagai anosmia.

Seseorang yang terserang flu mungkin saja mengalami gangguan indera penciuman. Bedanya dengan kasus penyakit flu, setelah sembuh indera penciuman dapat berfungsi normal kembali. Namun apabila gangguan indera penciuman berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama, maka seegera mungkin memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan diagnosa lebih lanjut. Berikut penyebab anosmia:

Anosmia terjadi akibat penyumbatan saluran napas

Sumbatan dapat mengakibatkan aliran udara tertahan, sehingga tak mampu mengalir secara baik ke dalam rongga hidung. Salah satu yang bisa menyebabkan penyumbatan adalah masalah septum atau deformitas tulang hidung. Selain itu pada anak-anak penyumbatan juga bisa disebabkan oleh benda asing sehingga yang menghalangi jalan udara. Benda asing yang dimaksud seperti mainan atau makanan.

Anosmia terjadi akibat polip hidung

Polip hidung adalah kondisi pembengkakan pada jaringan yang terjadi di dalam hidung dengan warna yang bervariasi. Variasi warna tersebut mulai dari kuning, abu-abu hingga merah muda. Hanya saja penderita tidak perlu panik, karena pertumbuhan jaringan polip tidak bersifat ganas.

Meski tidak bersifat ganas, namun polip hidung  tetap saja mengganggu aktivitas seseorang karena membuat hidung cenderung berair. Terkadang timbul juga kondisi seperti ada cairan yang mengalir di belakang tenggorokan. Situasi tersebut diakibatkan tetesan lendir yang muncul karena pembengkakan polip.

Anosmia terjadi akibat tumor yang merusak epitel penciuman

Gangguan anosmia juga bisa terjadi akibat tumor yang merusak epitel penciuman (tumor otak atau tumor syaraf). Tumor yang tumbuh merusak syaraf sehingga berakibat pada gangguan kepekaan indera penciuman. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here