Definisi dan Tujuan Operasi Vasektomi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Vasektomi adalah operasi kecil yang dilakukan khusus untuk kaum pria. Berbeda dengan KB, baik pil maupun suntik yang dilakukan oleh kaum wanita, vasektomi adalah alat kontrasepsi yang khusus dilakukan kepada pria, seperti yang telah disebutkan di atas. Vasektomi juga merupakan salah satu cara menekan angka kelahiran. Operasi vasektomi sendiri masih berlaku di negara Amerika, dan sayangnya belum masuk ke Indonesia.

Namun, berbeda pula denga KB yang masih mungkin membuat pasangan mendapatkan keturuan, vasektomi akan secara otomatis membuat pria tidak dapat menghamili wanita. Jadi, bagi pasangan yang masih ingin memiliki keturunan, ada baiknya jika menggunakan alat kontrasepsi yang lain. Vasektomi biasanya menjadi pilihan terakhir, karenya efek permanen yang ditimbulkan. Vasektomi biasanya dilakukan oleh seorang pria jika istrinya tidak bisa menggunakan alat kontrasepsi. Entah dengan alasan kesehatan seperti alergi, atau alasan penting lainnya.

Operasi vasektomi sendiri akan secara otomatis membuat sperma tidak keluar untuk dapat membuahi sel telur. Mengapa? Karena jalur aliran sprema akan diputus secara permanen dengan langkah operasi. Air mani yang selama ini dihasilkan oleh seorang pra adalah campuran antara sel sperma, cairan seminal, dan getah yang berasal dari prostat.

Setelah melakukan operasi vasektomi, air mani yang dihasilkan akan berkurang, karena hilangnya sel sperma. Jika pada kondisi normal air mani yang dihasilkan berjumlah 5cc, maka akan berkurang 0,15 cc. namun, bukan berarti pria tidak dapat mengeluaran air mani selamanya. Air mani yang dihasilkan hanya berkurang. Tanpa mengurangi tingkat kepuasan saat melakukan hubungan intim.

Setelah melakukan operasi vasektomi, biasanya akan muncul rasa nyeri di sekitar kulit pasca operasi. Disarankan untuk mengompres daerah yang terasa nyeri dengan menggunakan es batu untuk membatu meringankan rasa nyeri yang timbul. Pengompresan dapat dilakukan setelah 24 jam pasca operasi.

Selain itu, bagi pria yang telah melakukan operasi vasektomi, disarankan untuk tidak melakukan aktifitas yang terlalu berat. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan pembengkakan pada daerah skotrum pasca operasi. Pria yang baru melakukan operasi juga disarankan untuk menggunakan celana khusus agar gerak tubuh saat beraktivitas tidak membuat jahitan terbuka dan memperlambat proses penyembuhan.

8 minggu pasca operasi, pria yang telah melakukan vasektomi disarankan untuk tidak melakukan hubungan intim denga sang istri. Jika memang harus melakukan hubungan intim, maka ada baiknya jika menggunakan kondom terlebih dahulu. (IKS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here