Definisi Gangguan di Sekitar Mata atau Xanthelasma

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Xanthelasma adalah salah satu gangguan yang terjadi di sekitar mata. Xanthelasma sendiri terjadi, karena adanya tumbukan kolestrol di bawah kelopak mata. Terjadinya tumpukan kolestrol ini membuat adanya perubahan warna kulit diatasnya menjadi kekuningan. Xanthelasma sendiri bukanlah penyakit yang dapat menyebabkan bahaya, namun dengan adanya timbunan kolestrol akan mengganggu penampilan seseorang. Xanthelasma merupakan gangguan yang dapat diobati dan dihilangkan secara permanen.

Orang-orang yang memiki Ras Asia dan masyarakat di sekitar mediterania memiliki resiko lebih tinggi dibanding ras lain. Selain itu, kelainan ini memang lebih banyak ditemukan di sekitar Asia dan Mediterania. Jika dibandingkan, xanthelasma biasanya lebih banyak terjadi di bagian kelopak mata atas. Namun, pada beberapa kasus, Xanthelasma terjadi di semua bagian kelopak, yakni kedua kelopak atas (kanan, kiri) dan kedua kelopak bawah (kanan, kiri).

Menurut survei, wanita lebih banyak menderita Xanthelasma dengan nilai presentase 32%. Sedangkan laki-laki memiliki presentase lebih rendah, yakni 17,4%.

Xanthelasma Palpebra merupakan bentuk yang paling banyak ditemui. Di indonesia sendiri Xanthelasma Palpebra banyak ditemui dan ada beberapa kasus yang tidak hanya disebabkan oleh timbunan kolestrol, tapi juga disebabkan oleh bakteri dan parasit. Hal ini, disebabkan oleh kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar mengonsumsi yang tinggi kolestrol dan mengandung banyak lemak.

Gejala yang biasa timbul adalah adanya plak iregular di bagian kulit dan perubahan warna kulit menjadi kekuningan. Xanthelasma memiliki ukuran 2 hingga 30 milimeter.  Seseorang yang menderita Xanthelasma biasanya tidak merasakan gatal atau nyeri di bagian yang terserang Xanthelasma. Namun, kebanyakan penderita Xanthelasma, akan mengeluhkan penampilan mereka yang terganggu akibat adanya tumpukan kolestrol di bagian kelopak matanya.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan Xanthelasma. Beberapa hal tersebut ialah:

  • Operasi pembedahan. Xanthelasma dapat hilang dengan melakukan operasi pembedahan. Operasi pembedahan dilakukan untuk menghilangkan tumpukan kolestrol di bawah kulit tersebut. Namun, pada beberapa kasus, Xanthelasma bisa kembali tumbuh setelah melakukan pembedahan.
  • Obat kimia. Obat kimia yang mengandung trikloroasetat dapat membantu menyembuhkan Xanthelasma yang di derita.
  • Laser. Laser CO2, Erbium-Yag, atau Pulsa dye Laser adalah laser yang digunakan untuk mengobati Xanthelasma. Pengobatan dengan menggunakan laser dipilih untuk menghindari tumbuhnya Xanthelasma. Tidak seperti operasi pembedahan, pengobatan menggunakan laser, membuat Xanthelasma hilang secara permanen. (IKS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here