Definisi Mineral Sebabkan Tekanan Darah Tinggi

SehatFresh.com – Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, mengacu pada kondisi dimana darah dipompa ke seluruh tubuh pada tekanan tinggi. Tekanan darah tinggi bisa disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari, stres atau penyempitan arteri. Selain itu, tekanan darah tinggi juga telah dikaitkan dengan faktor nutrisi. Dalam prosesnya, sistem tubuh memerlukan asupan gizi yang lengkap (karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral) untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Keseimbangan asupan nutrisi sangat berpengaruh pada kondisi tubuh agar tetap dapat mempertahankan kesehatannya secara optimal.

Selain zat gizi makro utama dan vitamin, mineral adalah salah satu unsur nutrisi yang juga sangat penting untuk menunjang kesehatan tubuh. Meski termasuk dalam zat gizi mikro, kekurangan mineral bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan, yang salah satunya bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Pengembangan tekanan darah tinggi akibat kurangnya kadar mineral dalam tubuh terutama berkaitan dengan rendahnya kadar kalium, magnesium dan kalsium dalam tubuh.

  • Kalium
    Kalium merupakan mineral yang sangat penting untuk mendukung fungsi jantung dan otot. Kondisi di mana tubuh tidak memiliki cukup kalium dalam tubuh disebut hipokalemia. Menurut University of Maryland Medical Center, kadar kalium yang tidak memadai telah dikaitkan dengan pengembangan tekanan darah tinggi. Kalium dapat hilang melalui urin sebagai akibat dari mengambil obat tertentu. Kadar kalium yang hilang dapat diganti dengan cara mengonsumsi makanan sehat sumber kalium seperti pisang, kentang, melon, jeruk, jeruk dan buah prune. Umumnya, asupan kalium untuk orang dewasa adalah 2000 mg.
  • Magnesium
    Magnesium membantu mengatur tonus otot dari sistem peredaran darah. Kekurangan magnesium dapat memengaruhi tekanan darah. Menurut National Institute of Health, magnesium bertanggung jawab untuk lebih dari 300 fungsi sel dalam tubuh. Magnesium disimpan dalam tulang dan jaringan tubuh, dan defisiensi magnesium biasanya hanya terjadi ketika tubuh tidak mendapat asupan magnesium yang memadai. Umumnya, rekomendasi asupan kalsium untuk orang dewasa antara 300 dan 420 mg per hari. Contoh makanan yang kaya magnesium adalah sayuran berdaun hijau seperti bayam.
  • Kalsium
    Selain membangun kesehatan tulang, kalsium berperan dalam ekspansi dan kontraksi pembuluh darah secara tepat, transmisi impuls sistem saraf dan sekresi hormon. Agar dapat melakukan fungsinya dengan baik, tubuh memerlukan asupan kalsium yang memadai. The Linus Pauling Institute melaporkan bahwa 23 studi ilmiah menunjukkan hubungan antara asupan kalsium dan penurunan tekanan darah. Asupan kalsium yang direkomendasikan pada orang dewasa adalah 1000-1200 mg. Asupan kalsium yang memadai bisa membantu mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi. Makanan tinggi kalsium yang utama adalah produk susu dan sayuran hijau. Ketika memilih produk susu, sebaiknya pilih produk susu rendah lemak guna mengurangi asupan lemak dari makanan.

Modifikasi gaya hidup ke arah yang lebih baik merupakan pilar dalam membangun kebiasaan sehat. Menerapkan diet seimbang, menghentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol serta rutin olahraga merupakan perubahan gaya hidup yang dipercaya sebagai upaya terbaik untuk melawan hipertensi. Selain itu, menambahkan asupan mineral kalium, magnesium dan kalsium telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan menekan risiko pengembangan hipertensi. Oleh karena itu mengonsumsi makanan yang mengandung ketiga jenis mineral tersebut sangat disarankan bagi penderita hipertensi atau bagi mereka yang berupaya mencegah hipertensi.

Sumber gambar : akhlakuladamprasetya.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY