Depresi Menyambut Bayi Juga Dapat Dialami Ayah

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kedatangan seorang bayi dalam keluarga merupakan hal yang sangat membahagiakan dalam hidup kita. Bayi menjadi pelengkap keluarga setelah sepasang pria dan wanita melangsungkan pernikahan sebelumnya. Ia telah dinantikan berbulan-bulan hingga datang ke dunia setelah 9 bulan dalam kandungan ibunya.

Ternyata ada hal yang tidak ketahui bahwa kehadiran bayi juga menghadirkan sedikit masalah pada ibu pasca melahirkan, namun ini dianggap umum karena memang biasa dirasakan oleh ibu pasca melahirkan. Masalah tersebut adalah baby blues atau depresi yang dialami seorang ibu saat menyambut bayi yang dilahirkan.

Depresi menyambut kelahiran bayi itu ternyata juga dialami oleh seorang ayah. Hal itu jarang diketahui tapi memang benar adanya. Hal itu dibuktikan dalam studi yang bertajuk “Growing Up in New Zealand” pada 3500 calon ayah. Hasilnya sabanyak 2,3 persen pria mengalami depresi sebelum proses kelahiran dan 4,3 persen mengalami depresi setelah istrinya melahirkan. Meski tingkat kejadian hanya 18-16 persen lebih kecil dari wanita jika dibiarkan akan berbahaya. Bahaya dari depresi yang dialami ayah meliputi rusaknya hubungan keluarga.

Depresi pada ayah saat menyambut kelahiran bayi dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti kesehatan diri yang buruk, stress pribadi saat kehamilan istri, hubungan suami istri yang buruk, pengangguran, serta riwayat depresi juga berperan besar dalam menimbulkan depresi pada calon ayah.

Untuk mengetahui tanda-tanda apakah seorang ayah mengalami depresi saat menyambut kelahiran bayi, berikut ciri-cirinya:

  1. Kehilangan gairah seks
  2. Mudah marah, sedih, tersinggung, gusar dan kehilangan kesabaran
  3. Selalu berpikir negatif, terutama hal yang berkaitan dengan bayi yang baru lahir
  4. Muncul kebiasaan yang tidak sehat contohnya merokok dan minum alkohol
  5. Tidak tertarik pada hal-hal yang dulu diminatinya
  6. Sulit berkonsentrasi
  7. Perubahan pola makan dan pola tidur
  8. Menghindari interaksi sosial dengan keluarga, sahabat, tetangga dan rekan kerja
  9. Gangguan fungsi tubuh
  10. Sering menangis atau diam
  11. Mungkin saja muncul keinginan untuk bunuh diri
  12. Cenderung melakukan kekerasan ringan atau berat

Jika dari beberapa tanda di atas muncul pada seorang ayah maka bisa jadi ayah tersebut mengalami depresi. Saat ini memang belum ada obat khusus untuk mengatasi masalah depresi yang dialami seorang ayah saat menyambut kelahiran anaknya. Namun, sebagai keluarga kita hendaknya mengenali ciri-ciri atau memahami saat seorang ayah terkena depresi tersebut sehingga kita dapat memberikan lingkungan dan tanggapan yang dapat menyembuhkan depresi tersebut sehingga tidak menjadi berbahaya terhadap keluarga. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here