Dermatitis Seborik

Definisi

Dermatitis seborik adalah suatu kondisi kulit yang umum yang terutama mempengaruhi kulit kepala. Hal ini menyebabkan bercak bersisik, kulit merah dan ketombe yang membandel. Dermatitis seborik juga dapat mempengaruhi area tubuh yang berminyak, seperti wajah, dada bagian atas dan punggung.

Dermatitis seborik tidak mempengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan, tetapi dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan menyebabkan rasa malu. Hal ini tidak menular, dan bukan merupakan tanda kebersihan pribadi yang buruk.

Dermatitis seborik merupakan kondisi jangka panjang. Anda mungkin perlu banyak perawatan hingga gejalanya hilang. Dan gejala ini dapat kambuh kembali. Anda mungkin dapat mencegah kembalinya gejala dermatitis seborik dengan mengakui gejala dan mengatasinya dengan kombinasi langkah perawatan diri dan obat-obatan.

Dermatitis seborik juga disebut ketombe, eksim seborik dan psoriasis seborik. Untuk bayi, kondisi dikenal sebagai cradle cap.

Gejala

Gejala dermatitis seboroik meliputi:

  • Serpihan kulit (ketombe) pada kulit kepala, rambut, alis, janggut atau kumis
  • Bercak kulit berminyak ditutupi oleh serpihan sisik putih atau kuning atau kerak pada kulit kepala, telinga, wajah, dada, ketiak, skrotum atau bagian tubuh lain
  • Kulit memerah
  • Kemerahan atau pengerasan kulit kelopak mata (blepharitis)
  • Kulit terasa gatal atau menyengat

Kapan Anda Harus ke Dokter?

Temui dokter jika:

  • Anda merasa tidak nyaman karena gejala mulai mengganggu tidur atau menghambat Anda melakukan rutinitas sehari-hari
  • Kondisi Anda membuat Anda merasa malu dan cemas
  • Anda menduga kulit Anda terinfeksi
  • Anda sudah mencoba langkah-langkah perawatan diri tapi tidak berhasil

Penyebab pasti dermatitis seboroik belum diketahui. Tapi kondisi ini mungkin disebabkan oleh:·         Ragi (jamur) yang disebut Malassezia yang muncul karena adanyasekresi minyak pada kulit·         Respon inflamasi yang berhubungan dengan psoriasis·         Musim, gejala umumnya cenderung lebih buruk di awal musim semi dan musim dingin

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko berkembangnya dermatitis seboroik, antara lain:·         Kondisi neurologis dan psikiatris, seperti penyakit Parkinson dan depresi·         Sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti yang terlihat pada penerima transplantasi organ dan orang dengan HIV/AIDS, pankreatitis beralkohol dan beberapa jenis kanker·         Gagal jantung kongestif·         Penyakit endokrin yang menyebabkan obesitas, seperti diabetes·         Obat-obatan tertentu·         Garukan atau kerusakan pada kulit wajah

Persiapan Sebelum ke Dokter

Kebanyakan orang cenderung mengunjungi dokter perawatan primer mereka terlebih dahulu. Dokter Anda kemudian mungkin akan mengarahkan Anda untuk membuat janji dengan dokter yang khusus menangani gangguan kulit (dokter kulit).

Berikut ini beberapa informasi yang dapat membantu Anda mempersiapkan diri sebelum jadwal konsultasi.

Apa Yang Dapat Anda harapkan dari Dokter?

Dokter mungkin akan menanyai Anda sejumlah pertanyaan, mempersiapkan diri dengan mengetahui pertanyaan yang mungkin akan diajukan akan membantu Anda menghemat waktu, sehingga Anda memiliki cukup waktu untuk mengetahui informasi tertentu yang ingin Anda diskusikan lebih dalam. Berikut beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan dokter:

·         Apa gejala yang Anda alami, dan kapan gejala tersebut pertama kali muncul?·         Apakah ini pertama kalinya Anda mengalami gejala ini, atau apakah Anda pernah mengalami gejala yang sama sebelumnya?·         Seberapa parah gejala Anda? Apakah kondisi gejala yang Anda rasakan tetap sama atau berubah-ubah, terkadang semakin memburuk, atau kadang-kadang lebih baik?·         Apakah Anda mencoba setiap perawatan rumah, krim, gel atau sampo?·         Seberapa sering Anda menggunakan perawatan ini?·         Apakah ada perawatan yang tampaknya membantu?·         Apakah ada faktor yang tampaknya membuat gejala lebih buruk?·         Apa obat, vitamin atau suplemen yang Anda ambil?·         Apakah Anda mengalami stres akhir-akhir ini atau terjadi perubahan besar dalam hidup? 

Apa Yang Dapat Anda Lakukan untuk Sementara

Krim anti jamur atau krim anti gatal (nonprescription) dapat membantu mengurangi gejala dermatitis seborik. Jika kulit kepala Anda terpengaruh, sampo anti-jamur nonpreskripsi dapat meringankan gejala. Cobalah untuk tidak menggaruk area yang terkena, karena iritasi kulit yang ditimbulkan karena menggaruk dapat meningkatkan risiko infeksi.

Tes dan Diagnosis

Dokter mungkin akan mengikis sel-sel kulit yang akan diperlukan sebagai sampel pemeriksaan (biopsi) guna mendeteksi kondisi dengan beberapa gejala yang mirip dengan dermatitis seboroik, yang termasuk:

·         Psoriasis. Gangguan ini juga menyebabkan ketombe dan kulit merah yang ditutupi serpih dan sisik. Penderita psoriasis, biasanya memiliki lebih banyak sisik pada bagian kulit dan akan berwarna keperakan.·         Dermatitis atopik (eksim). Reaksi kulit ini menyebabkan gatal, kulit yang meradang di lipatan siku, pada bagian belakang lutut atau di bagian depan leher. Kondisi sering berulang.·         Rosacea. Kondisi ini biasanya terjadi pada wajah dan hanya sedikit menimbulkan sisik.

Perawatan dan Obat-obatan

Obat sampo, krim dan lotion adalah pengobatan utama untuk dermatitis seboroik. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk mencoba pengobatan rumah, seperti sampo ketombe yang biasanya tersedia di took atau apotik, sebelum mencoba obat resep. Jika pengobatan rumah tidak membantu, konsultasikan dengan dokter mengenai perawatan berikut ini:

·        Krim, sampo atau salep yang mengendalikan peradangan. Resep hidrokortison, fluocinolone atau desonide (Desowen, Desonide) adalah kortikosteroid digunakan untuk kulit kepala atau daerah yang terkena lainnya. Obat ini efektif dan mudah digunakan. Tetapi jika digunakan selama beberapa minggu atau bulan tanpa selang waktu, obat ini dapat menyebabkan efek samping, seperti penipisan kulit atau munculnya garis pada kulit.·        Sampo antijamur yang diselingi dengan obat-obatan yang lebih kuat. Ketoconazole sampo mungkin efektif bila diselingi dengan produk clobetasol kulit kepala (Temovate) dua kali seminggu.·        Obat antijamur yang diambil dalam bentuk pil. Dokter mungkin merekomendasikan obat antijamur terbinafine (Lamisil). Pilihan ini tidak sering digunakan karena memiliki efek samping yang serius, seperti reaksi alergi dan gangguan hati.·        Obat-obatan yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Krim atau lotion yang mengandung inhibitor kalsineurin tacrolimus (Protopic) dan pimekrolimus (Elidel) juga efektif dan menimbulkan lebih sedikit efek samping dibandingkan kortikosteroid. Tapi obat-obatan ini tidak menjadi pilihan pengobatan pertama karena meningkatkan risiko penyakit kanker. Selain itu, biayanya lebih mahal dari obat-obatan kortikosteroid ringan.·        Krim atau gel yang melawan bakteri. Anda dapat menggunakan metronidazole (Metrolotion, Metrogel) sebagai krim atau gel sekali atau dua kali sehari sampai kondisi kulit membaik.·        Terapi cahaya dengan obat-obatan. Perawatan ini menggabungkan psoralen dengan terapi cahaya (photochemotherapy). Setelah Anda meminum psoralen atau menerapkannya pada kulit yang terkena, kulit diberi paparan sinar ultraviolet. Terapi ini mungkin tidak begitu efektif untuk orang dengan rambut tebal .

Gaya Hidup dan Pengobatan Rumah

Anda mungkin dapat mengontrol dermatitis seboroik dengan merubah gaya hidup dan mencoba pengobatan rumah. Banyak pengobatan rumah yang tersedia di toko atau apotik bentuk atau tidak membutuhkan resep dokter. Anda mungkin perlu mencoba produk yang berbeda atau kombinasi dari beberapa produk hingga kondisi Anda membaik.

Pendekatan terbaik untuk Anda tergantung pada jenis kulit, tingkat keparahan gejala, dan apakah gejala mempengaruhi kulit kepala atau area lain dari tubuh. Tetapi bahkan jika dermatitis seborik ini hilang, kemungkinannya untuk kembali masih ada. Perhatikan gejala dan lanjutkan perawatan ketika gejala berulang.

Cuci rambut Anda dengan sampo obat anti-ketombe

Cobalah beberapa produk anti ketombe berikut:

  • Sampo dengan pyrithione seng (Head & Shoulders) atau selenium (Selsun Biru), digunakan sehari-hari
  • Sampo dengan ketoconazole antijamur, digunakan dua kali seminggu, bergantian dengan sampo harian
  • Tar sampo (Neutrogena T / Gel , DHS Tar)
  • Salicylic acid sampo (Neutrogena T / Sal), digunakan sehari-hari

Sampo ini mungkin sangat membantu untuk, mengatasi ketombe (dermatitis seboroik ringan). Jika satu jenis sampo efektif dan kemudian tampaknya kehilangan efektivitasnya, cobalah pakai dua jenis sampo secara bergantian. Pastikan untuk menggunakan sampo sesuai dengan rekomendasi agar bahannya bekerja dengan maksimal. Sampo ini dapat digosok lembut pada wajah, telinga dan dada dan kemudia dibilas bersih.

Pengobatan Rumah Lainnya

Berikut produk perawatan non-preskripsi dan tips perawatan diri yang dapat membantu Anda mengontrol dan mengelola dermatitis seboroik:

  • Melembutkan dan menghilangkan sisik di rambut. Oleskan minyak mineral atau minyak zaitun pada kulit kepala. Biarkan selama satu jam atau lebih. Lalu sisir atau sikat rambut Anda dan cuci hingga bersih.
  • Cuci kulit Anda secara teratur. Bilas sabun sepenuhnya dari tubuh dan kulit kepala. Hindari sabun yang keras dan gunakan pelembab.
  • Oleskan krim kortikosteroid ringan. Jika tidak berhasil, cobalah krim antijamur ketoconazole.
  • Hindari produk yang mengandung alkohol. Produk yang mengandung alkohol dapat menyebabkan memperparah gejala dermatitis seborik.
  • Kenakan pakaian katun bertekstur halus. Hal ini membantu menjaga sirkulasi udara di sekitar kulit dan mengurangi iritasi.
  • Jika Anda memiliki jenggot atau kumis, usahakan untuk mencukurnya. Dermatitis seboroik bisa lebih buruk untuk area di bawah kumis dan jenggot. Jika hal ini terjadi, mencukur mungkin meringankan gejala.
  • Hindari menggaruk. Menggaruk dapat meningkatkan iritasi dan risiko infeksi. Oleskan krim hidrokortison atau calamine lotion untuk menghilangkan gatal sementara.
  • Bersihkan perlahan kelopak mata. Jika kelopak mata menunjukkan tanda-tanda kemerahan atau bersisik, cucilah setiap malam dengan sampo bayi dan hapus sisik dan serpihan dengan kapas. Kompres hangat atau panas juga dapat membantu.
  • Cuci kulit kepala bayi Anda dengan lembut. Jika bayi Anda memiliki cradle cap, cucilah kulit kepalanya dengan sampo bayi non-obat sekali sehari. Hapus sisik dan serpihan dengan perlahan, sapu dengan sikat berbulu halus sebelum membilas sampo.

Pengobatan Alternatif

Banyak terapi alternatif yang bisa dicoba untuk mengatasi dermatitis seborik, termasuk yang tercantum di bawah ini. Pengobatan alternative ini terbukti membantu penderita mengelola dermatitis seboroik. Tetapi bukti untuk efektivitasnya tidak konklusif . Untuk itu, Anda selalu disarankan untuk mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter sebelum menambahkan obat-obatan alternatif ke dalam rutinitas perawatan diri Anda.

  • Minyak pohon teh. Minyak pohon teh, baik digunakan sendiri atau ditambahkan ke sampo, dapat membantu mengobati dermatitis seboroik. Beberapa studi menunjukkan bahwa minyak pohon teh dapat memicu reaksi alergi atau mempengaruhi hormon-hormon tertentu dalam tubuh.
  • Suplemen minyak ikan. Beberapa bukti menunjukkan bahwa mengkonsumsi suplemen minyak ikan yang mengandung asam lemak Omega-3 dapat membantu mengobati dermatitis seboroi
  • Aloe vera. Dalam sebuah penelitian terhadap orang-orang yang menggunakan krim lidah buaya dua kali sehari selama empat sampai enam minggu, 62 persen terlihat mengurangi scaling dan gatal-gatal.