Deteksi Adanya Tanda Pelecehan Seksual pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pelecehan seksual pada remaja merupakan suatu tindakan dimana seseorang telah mendapatkan tindakan seksual yang tidak semestinya di bawah umur 18 tahun. Selain itu pelecehan seksual pada anak atau remaja apabila seorang pelaku berumur lebih tua atau lebih dominan dari si korban. Kriteria kedua ini tidak melihat seberapa tua usia para pelakunya yang menjadi sebuah persoalan yaitu apabila salah satu pihak merasa tidak berdaya terhadap pihak lainnya.

Peristiwa pelecehan seksual pada anak atau remaja tidak hanya dilakukan oleh orang lain. Akan tetapi ada juga pihak keluarga yang melakukan pelecehan seksual terhadap anggota keluarganya sendiri. Pelecehan seksual yang dilakukan oleh keluarga disebu dengan inses. Bentuk-bentuk pelecehan seksual pada remaja yaitu ciuman, menyentuh kemaluan, berhubungan seksual dan memberikan paparan poografi. Pada umumnya pelecehan seksual yang terjadi pada remaja disebabkan karena dirinya di paksa atau di ancam. Hal ini dilakukan tidak hanya berbentuk kontak fisik melainkan hal tersebut dapat dilakukan dengan cara darling atau online.

Menurut Nunki menyatakan bahwa korban yang mengalami pelecehan seksual akan menunjukan bahasa tubuh yang dapat di deteksi oleh para orangtua. Berikut ini beberapa tanda yang muncul pada remaja yang mengalami pelecehan seksual yaitu kedua bahu akan terangkan menutupi leher, mata berkedip-kedip, wajah terlihat pucat, menunduknya kepala ke bagian dalam, kedua tangan dan kaki menyimpul ke dalam disertai dengan lutut bertekuk ke dalam dan tubuh menekuk. Selain itu korban akan menunjukan beberapa tanda pada fisiknya, diantaranya yaitu:

  1. Merasakan sakit dan kesulitan pada saat BAK atau BAB
  2. Sakit apabila memakai celana dalam
  3. Korban kan berjalan secara tidak wajar pada umumnya cara berjalan korban agak mengangkang.
  4. Adanya bercak darah atau cairan di celana dalam
  5. Bagian alat kelamin korban akan terasa panas dan nyeri terutama apabila bagian tersebut di sentuh.
  6. Menurut seorang ahli bahasa tubuh yang bernama David Givens menyatakan bahwa remaja yang mengalami pelecehan seksual akan mendapatkan serangan dadakan yang ditandai dengan adanya memar pada tubuh korban.
  7. Kemungkinan adanya kancing atau pakaian yang robek.

Selain adanya tanda fisik biasanya remaja tersebut akan menunjukan tanda gejala pada psikologi krban. Menurut Susanne Babbel, Ph.D., M.F.T seorang ahli psikologi menyatakan bahwa remaja yang menjadi korban pelecehan seksual akan mengalami trauma yang menyebabkan PTSD. PTSD merupakan singkatan dari post traumatic stress disorder, kondisi ini dimana terjadinya trauma yang berlangsung dalam waktu yang lama. Selain itu kondisi ini dalam istilah lain disebut dengan psycolodical disorder. Menurut American Academy of Child dan Adolescent Psychiatry pada tahun 2013 menyatakan bahwa tanda-tanda dari remaja yang mengalami PTSD diantaranya :

  1. Merasa tidak semangat dan tidak tertarik untuk melakukan suatu kegiatan.
  2. Reaksi emosional yang drastis.
  3. Merasa waspada pada orang-orang yang ada disekitarnya.
  4. Mudah menangis, marah dan mudah tersinggung.
  5. Mengalami gangguan tidur.
  6. Menurunnya tingkat konsentrasi. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here