Deteksi Dini Pembengkakan Kelenjar Getah Bening pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit keganasan yang terjadi pada kelenjar getah bening atau biasa disebut dengan kanker getah bening perlu diwaspadai karena termasuk salah satu jenis penyakit yang mematikan. Hebatnya, penyakit kanker ini bisa menyerang siapa saja dan usia berapa pun. Tak terkecuali menyerang  pada anak-anak. Salah satu dari delapan kanker mematikan yang banyak menyerang pada anak adalah kanker getah bening atau pembengkakan kelenjar getah bening. Namun, jangan terburu-buru khawatir, karena apabila bisa mendeteksi gejalanya sejak dini, maka penyakit kanker getah bening dapat ditangani atau dicegah.

Menjaga kesehatan buah hati adalah prioritas bagi setiap orang tua. Data dunia menunjukkan bahwa sekitar 10% kematian anak disebabkan oleh kanker. Dan salah satunya adalah kanker getah bening atau pembengkakan kelenjar getah bening. Ada lebih dari 500 kelenjar getah bening yang terdapat di seluruh anggota tubuh. Kelompok kelenjar getah bening dapat ditemukan di bagian leher, ketiak, perut, pangkal paha, panggul dan dada.

Deteksi Dini Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening ini mempunyai peran untuk melindungi darah dan juga sebagai sistem kekebalan tubuh dengan melakukan; Penyaringan kelebihan protein, menghapus cairan ekstra, Menyingkirkan bakteri dan virus, memproduksi antibody serta menghasilkan sel-sel darah putih khusus,

Kelenjar getah bening yang beredar dalam sel darah putih, ketika konsentrasi sel darah putih meningkat akkibatnya kelenjar getah bening bisa membengkak. Oleh sebab itu, pendeteksian kelenjar getah bening sejak dini perlu dilakukan agar tidak menimbulkan munculnya resiko penyakit lain yang dapat memperburuk di masa yang akan datang.

Penyebab Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening bisa membengkak karena adanya reaksi terhadap infeksi atau terinfeksi. Kelenjar getah bening anak Anda akan membengkak di bagian tubuh tertentu ketika sedang memerangi suatu infeksi di dekatnya. Jika kelenjar getah bening yang terinfeksi oleh virus, seperti bakteri atau pilek, dan radang tenggorokan, kelenjar bisa tumbuh sampai sekitar 2 cm di daerah leher.

Namun jika kelenjar getah bening ini tumbuh lebih dari 4cm dan kulit di sekitarnya berubah menjadi merah, maka kelenjar getah bening dapat terinfeksi oleh dirinya sendiri. Kondisi ini dikenal sebagai limfadenitis.

Tanda-Tanda dan Gejala Kelenjar Getah Bening ini diantaranya :

  • Flu, pilek, sakit tenggorokan, demam dan indikasi lain dari infeksi saluran pernapasan atas.
  • Muncul kelenjar bening berbentuk bulat seperti kacang polong, pembengkakan berkembang pesat.
  • Sulit menelan
  • Berat badan menurun.
  • Sering keluar keringat di waktu malam.
  • Dalam kasus tertentu, orang yang memiliki kelenjar getah bening juga akan merasakan gejala yang serius seperti :
  • Akan merasakan sakit setelah minum alkohol.

Kelenjar getah bening yang membesar terkadang menyebabkan gejala lain seperti dengan menekan pembuluh darah sehingga menyebabkan pembengkakan di bagian lengan atau kaki, atau terhadap saraf  yang menyebabkan munculnya rasa nyeri, kesemutan, hingga mati rasa.

Jika tidak segera mendapatkan penanagan yang cepat dan tepat, kelenjar getah bening semakin hari akan semakin membesar. Maka dari itu dibutuhkan pendeteksian dan pencegahan kelenjar getah bening sejak dini.(AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here