Distrofi Fuch

Definisi

Distrofi Fuchs mempengaruhi kornea – jendela jernih di bagian depan mata. Gangguan ini menyebabkan pembengkakan di kornea yang dapat menyebabkan silau, visi berawan dan ketidaknyamanan.

Distrofi Fuchs biasanya mempengaruhi kedua mata dan dapat menyebabkan penglihatan memburuk secara bertahap selama bertahun-tahun. Tapi kebanyakan orang dengan distrofi Fuchs hanya mengalami gangguan tipe ringan dan tidak menyebabkan banyak perubahan pada kualitas penglihatan.

Beberapa obat dan langkah-langkah perawatan diri dapat membantu meringankan tanda-tanda dan gejala distrofi Fuch. Namun jika kondisi memburuk dan mengakibatkan kehilangan visi, satu-satunya cara untuk mengembalikan visi adalah melalui operasi transplantasi kornea.

Gejala

Ketika seseorang mengidap distrofi Fuch, gejala biasanya mempengaruhi kedua mata dan mungkin termasuk:

  • Silau, yang merupakan gejala awal dan mengurangi persepsi kontras atau mempengaruhi penglihatan dalam cahaya rendah
  • Penglihatan kabur, yang terjadi pada pagi hari setelah bangun dan secara bertahap memburuk pada siang hari. Selama perjalanan penyakit, visi dapat memakan waktu lebih lama untuk pulih atau mungkin tidak mungkin membaik
  • Visi terdistorsi, kepekaan terhadap cahaya, kesulitan melihat pada malam hari dan melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu
  • Lepuh kecil menyakitkan pada permukaan kornea
  • Kornea yang terlihat keruh atau berkabut

Ketika dokter mata memeriksa kornea Anda, hal ini biasanya bertujuan untuk mencari:

  • Benjolan yang tidak teratur pada permukaan belakang kornea (guttae)
  • Pembengkakan kornea
  • Kabut kornea
  • Penebalan kornea, diukur dengan alat khusus (biasanya USG)

Kapan Anda Harus ke Dokter?

Jika Anda mengalami beberapa tanda-tanda dan gejala tersebut, dan terutama jika gejala bertambah buruk dari waktu ke waktu, segera temui spesialis mata (ophthalmologist). Jika gejala timbul secara tiba-tiba, segera hubungi dokter untuk penanganan medis darurat. Kondisi mata lain yang menyebabkan gejala yang sama seperti distrofi Fuchs juga memerlukan pengobatan yang tepat.

Penyebab

Biasanya, sel-sel yang melapisi bagian dalam kornea (sel endotel) membantu menjaga keseimbangan cairan sehat dalam kornea. Sel endotel yang sehat mencegah kornea dari pembengkakan dan membantu menjaga kornea agar tetap jelas. Tetapi dengan adanya distrofi Fuchs, sel-sel endotel perlahan mati, dan mungkin tidak berfungsi dengan benar, sehingga terjadi penumpukan cairan dalam kornea (pembengkakan atau edema). Hal ini menyebabkan penebalan kornea dan penglihatan kabur.

Distrofi Fuchs dapat diwariskan. Dasar genetik dari penyakit ini cukup kompleks – anggota keluarga dapat dipengaruhi dengan derajat atau tingkat keparahan yang sangat bervariasi, dan kadang-kadang tidak sama sekali.

Faktor Risiko

Faktor-faktor yang meningkatkan resiko terkena distrofi Fuchs meliputi:

  • Perempuan, distrofi Fuchs sedikit lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria
  • Memiliki keluarga dengan riwayat distrofi Fuchs
  • Berusia lebih dari 50

Persiapan Sebelum ke Dokter

Jika Anda menduga bahwa Anda memiliki distrofi Fuchs, buatlah janji dengan spesialis mata (ophthalmologist). Dalam beberapa kasus, Anda mungkin akan dirujuk ke dokter mata yang khusus menangani penyakit kornea.

Berikut ini beberapa informasi yang dapat membantu Anda bersiap-siap untuk janji pertemuan Anda.

Apa Yang Dapat Anda Lakukan?

  • Ketahui setiap pembatasan pra-janji. Pada saat Anda membuat janji, tanyakan apakah ada yang perlu Anda lakukan sebelumnya.
  • Tuliskan daftar gejala yang Anda alami. Tuliskan kapan gejala mulai muncul dan factor atau situasi yang membuatnya lebih buruk.
  • Daftar informasi pribadi kunci mengenai kondisi kesehatan Anda, termasuk riwayat kondisi mata keluarga.
  • Daftar semua obat-obatan, vitamin dan suplemen Anda ambil.
  • Pertimbangkan untuk mengajak salah satu anggota keluarga atau teman. Setelah melakukan tes mata, kondisi mata Anda mungkin tidak cukup aman untuk mengemudi, membawa anggota dapat membantu. Dan teman Anda juga dapat membantu mengingat informasi yang diberikan dokter.
  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan kepada dokter.

Waktu Anda dengan dokter Anda mungkin terbatas, sehingga mempersiapkan pertanyaan dapat membantu Anda memanfaatkan waktu konsultasi dengan lebih efektif. Buatlah pertanyaan Anda dalam daftar dari yang paling penting hingga yang kurang penting untuk mengantisipasi habisnya waktu kunjungan. Untuk distrofi Fuchs, berikut beberapa pertanyaan dasar yang perlu Anda tanyakan.

  • Apakah ada kemungkinan penyebab lain dari gejala saya?
  • Apa jenis tes yang saya butuhkan?
  • Apakah saya harus mempersiapkan diri untuk tes ini sebelumnya?
  • Apakah kondisi saya bersifat sementara atau berkelanjutan?
  • Perawatan apa yang tersedia, dan apa yang Anda rekomendasikan?
  • Seberapa cepat kondisi saya akan membaik?
  • Bagaimana visi saya akan terpengaruh?
  • Saya punya ini kondisi kesehatan lainnya. Bagaimana cara terbaik untuk mengelola kondisi ini bersama-sama?
  • Apakah saya perlu membatasi kegiatan saya?
  • Apakah Anda memiliki brosur atau bahan cetak lainnya yang dapat saya bawa pulang? Website apa yang Anda rekomendasikan?

Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan tambahan selama konsultasi dengan dokter.

Apa Yang Bisa Anda Harapkan dari Dokter?

Dokter mungkin akan mengajukan sejumlah pertanyaan, seperti:

  • Kapan Anda pertama kali mulai mengalami gejala?
  • Apakah gejala Anda berlangsung terus-menerus atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala Anda?
  • Apakah ada factor yang tampaknya memperbaiki gejala Anda?
  • Apakah ada factor yang tampaknya memperburuk gejala Anda?
  • Apakah gejala Anda berubah sepanjang hari?
  • Apakah Anda memiliki anggota keluarga dengan gangguan distrofi Fuchs?
  • Apakah terjadi perubahan dalam kualitas penglihatan Anda? Jika demikian, apakah visi Anda tampak lebih buruk di pagi hari dan membaik di siang hari?

Tes dan Diagnosis

Anda mungkin perlu menjalani tes berikut sehingga dokter dapat menentukan apakah Anda mengidap distrofi Fuchs. Tes ini juga akan mengukur bentuk, kejelasan dan ketebalan kornea.

  • Uji visual. Anda akan diminta untuk membaca huruf dan angka pada tabel untuk mengukur seberapa baik penglihatan Anda pada berbagai jarak. Ini disebut tes ketajaman visual dan merupakan bagian rutin dari pemeriksaan mata.
  • Staging. Dokter Anda akan mencoba untuk menentukan tahap kondisi distrofi dengan memeriksa mata Anda menggunakan mikroskop optik (slit lamp). Dokter kemudian akan mempelajari sel-sel yang melapisi permukaan belakang kornea (sel endotel). Jika Anda memiliki benjolan tidak teratur (guttae) pada permukaan belakang kornea, Anda mungkin mengidap distrofi Fuchs.
  • Uji tekanan kornea. Dokter akan membuat mata Anda mati rasa dengan tetes cairan tertentu dan kemudian menyentuh mata dengan alat khusus yang mengukur tekanan mata.
  • Ketebalan kornea. Dokter menggunakan alat khusus untuk mengukur ketebalan kornea.
  • Jumlah sel kornea. Kadang-kadang dokter mungkin menggunakan alat khusus lain untuk merekam jumlah, bentuk dan ukuran sel-sel yang melapisi bagian belakang kornea.

Beberapa perawatan non-operasi dan strategi perawatan diri dapat membantu meringankan tanda-tanda dan gejala distrofi Fuchs. Untuk distrofi Fuchs parah, dokter mungkin menyarankan operasi.

Obat-obatan dan terapi lain

  • Obat mata. Dokter mungkin meresepkan obat tetes mata atau salep untuk membantu mengurangi jumlah cairan kornea.
  • Lensa kontak. Dokter mungkin menyarankan Anda memakai lensa kontak lunak. Lensa kontak berfungsi sebagai “perban” untuk menghilangkan rasa sakit dengan merapikan pembengkakan mikroskopis pada permukaan mata.

Operasi

Kebanyakan orang yang menjalani operasi untuk distrofi Fuchs progresif bisa melihat lebih baik dan bebas gejala selama bertahun-tahun sesudahnya. Pilihan operasi meliputi:

  • Mengganti lapisan bagian dalam kornea. Ini adalah pilihan pertama bagi orang-orang yang telah memutuskan solusi bedah. Dua teknik yang dipertimbangkan untuk Anda yaitu Descemet Stripping Endothelial Keratoplasty (DSEK) dan Descemet Membrane Endothelial Keratoplasty (DMEK). Hanya bagian belakang kornea yang diganti dengan jaringan sehat dari donor. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan anestesi lokal dalam pengaturan rawat jalan.
  • Transplantasi kornea. Prosedur ini, dikenal sebagai penetrasi keratoplasty, menggantikan seluruh lapisan kornea dengan yang sehat dari donor. Prosedur ini tidak banyak digunakan lagi untuk distrofi Fuchs. Tapi mungkin masih menjadi pilihan terbaik dalam beberapa kasus.

Perawatan eksperimental

Uji klinis melibatkan penelitian cara-cara baru untuk mendiagnosa atau mengobati kondisi atau gangguan medis. Uji klinis tidak selalu menawarkan diagnosis atau penyembuhan pasti. Tapi hal ini dapat memberi manfaat untuk penanganan penyakit Anda dan memberi pengetahuan terbaru tentang distrofi Fuch. Tanyakan kepada dokter Anda jika Anda memenuhi syarat untuk uji klinis.

Gaya Hidup dan Pengobatan Rumah

Selain mengikuti petunjuk dokter untuk perawatan, Anda dapat mencoba teknik ini untuk membantu mengurangi silau atau membuat mata Anda merasa lebih baik.

  • Terapkan obat tetes mata solusi garam non-preskripsi (5 persen natrium klorida) atau salep.
  • Memakai kacamata hitam sampul dengan perlindungan ultraviolet. Keringkan mata Anda dengan pengering rambut. Hal ini membantu menghilangkan kelebihan cairan dalam kornea dan mengeringkan pembengkakan dan lecet mikroskopis pada permukaan kornea.

Penanganan dan Dukungan

Jika Anda mengidap distrofi Fuchs, Anda harus selalu ingat bahwa banyak orang lain yang memiliki kondisi yang sama dengan Anda. Konsultasikan dengan dokter mengenai konseling dan kelompok pendukung yang dapat membantu Anda memperoleh informasi lebih lanjut mengenai penanganan distrofi Fuchs.