Dorongan Seksual Remaja dengan Autisme

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Munculnya dorongan seksual merupakan salah satu tahap perkembangan alamiah yang terjadi pada manusia. Perubahan fisik serta kematangan seksual menjadi salah satu tantangan penting yang terjadi didalamnya. Tidak terkecuali, bagi remaja yang menderita autisme.

Sering muncul pemahaman salah, bahwa remaja autisme tidak memiliki dorongan atau ketertarikan terhadapseksual dan tidak tertarik pada relasi atau hubungan intim. Faktanya, sama seperti remaja pada umumnya, ketika masuk usia remaja, remeja dengan autisme juga mengalami hasrat dan muncul perilaku seksual. Hal ini diakibatkan oleh adanya perubahan hormon seksual di dalam tubuhnya.

remaja dengan autisme juga mengalami perkembangan kemasakan fisik dan seksual pada usia remaja. Ada sebagian remaja dengan autisme yang mengalami hambatan terhadap perkembangan seksualnya, namun ada juga yang berkembang seperti remaja pada umumnya. Yang berbeda adalah, perubahan fisik seksual remaja dengan autisme tidak disertai dengan kematangan pemahaman sosio-emosionalnya. Akhirnya dapat menyebabkan terjadinya perilaku seksual yang tidak sesuai dengan aturan social, sehingga perilaku seksual remaja autisme terlihat menyimpang atau memalukan. Misalkan: melakukan masturbasi di tempat umum karena tidak mampu menahan nafsu atau hasratnya.

Perilaku sesksual remaja dengan autism yang terkadang tidak sesuai dengan aturan social dilingkungan sekitar tersebut sering kali menyebabkan kebingungan orang tua,karena tidak tahu bagaimana cara menghadapi fenomena dorongan seksualitas pada remaja dengan autisme.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang mengindikasikan terjadinya perubahan seksualitas remaja dengan autisme:

  1. Menyentuh bagian tubuhnya di depan publik umum
  2. Berbicara terus menerus mengenai topik seks
  3. Membuka pakaian di tempat umum
  4. Mengintip rok atau celana pakaian dalam
  5. Menyentuh orang lain di bagian tubuh privat
  6. Echolalia tentang istilah seks
  7. Sikap tubuh tidak senonoh
  8. Berdiskusi tentang topik seks secara tidak proporsional
  9. Sering celetukan seks yang tidak tepat

Menurut psikolog anak dan remaja dari RS. Mayapada Jakarta Selatan, Adisti F Soegoto M.Psi, yang dikutip dari healt.detik.com mengatakan bahwasemua remaja yang sudah beranjak dewasa baik memiliki autism spectrum disorder (ASD) atau tidak, pasti memiliki dorongan seksual yang merupakan suatu naluri yang wajar dan alami. “Hanya saja kasus pada individu dengan ASD, impuls kontrolnya tidak begitu tinggi. Dalam artian hamper semua remaja sulit mengendalikan dirinya ketika muncul dorongan atau hasrat untuk melakukan aktifitas seksual.

Lebih lanjut, remaja dengan Autisme belajar sesuatu dengan mengikuti struktur dan dirinya menerapkannya di dalam kegiatan rutin. Sehingga, ketika telah terbiasa melakukan sesuatu di tempat tertentu, diharapkan ke depannya remaja dengan autisme juga akan melakukan hal itu (dorongan seksual) di tempat yang sesuai.

Selain itu, perlu diketahui remaja dengan Autisme punya rasa penasaran yang sangat tinggi. Contohnya, pada remaja lelaki yang sudah masuk masa puber kemudian melihat seorang wanita seksi, bukan tidak mungkin remaja dengan autisme tersebut langsung menyentuhnya. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here