Dosis Gula Harian

Hampir semua makanan dan minuman mengandung gula. Gula memang tidak bisa lepas dari konsumsi sehari-hari. Berbagai makanan dan minuman di sekitar seperti kue, biskuit, permen dan soda merupakan sumber gula yang sering kita konsumsi. Gula adalah substansi alami yang dihasilkan dari proses refinasi tebu. Ketika diubah menjadi gula, tebu kehilangan semua vitamin, mineral, protein, dan nutrisi penting lain yang dikandungnya.

Tahukah Anda, gula pada dasarnya tidak menawarkan nilai gizi apapun bagi tubuh?

Gula merupakan tambahan makanan yang hanya digunakan untuk tujuan meningkatkan cita rasa. Penambahan gula tidak memberi manfaat kesehatan selain tambahan asupan kalori. Pasalnya, gula sudah secara alami terkandung dalam makanan, terutama buah-buahan segar. Karena itu, sebenarnya Anda tidak memerlukan tambahan gula lagi. Gula yang Anda konsumsi akan dikonversi menjadi glukosa dalam darah, yang member Anda energi. Kelebihan gula bisa memicu obesitas, masalah jantung, gigi berlubang, degenerasi tulang, dan diabetes. Penelitian mengungkapkan bahwa setidaknya 2,8 juta orang meninggal setiap tahunnya karena kelebihan berat badan atau obesitas. Angka tersebut belum termasuk persentase tinggi akibat diabetes, penyakit jantung, dan kanker karena kelebihan berat badan.

Namun, yang terjadi belakangan ini, semakin banyak orang yang gemar mengonsumsi makanan kemasan dan minuman bersoda. Bila diakumulasi, ternyata asupan gula yang masuk ke tubuh bisa mencapai hampir 20 sendok makan setiap harinya. Hal ini jauh dari tingkat konsumsi gula yang dianjurkan WHO, yaitu maksimal 12 sendok teh gula (48 gram) dalam diet 2.200 kalori untuk orang normal, dengan kata lain sekitar 9 persen dari kalori harian.

Dalam draft program diet yang diterbitkan WHO, orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi gula tidak melebihi 12 sendok teh per hari. Konsumsi maksimal 6 sendok teh merupakan jumlah terbaik yang disarankan, kurang dari itu akan lebih baik. Jumlah yang dibatasi berlaku untuk semua jenis gula yang ditambahkan ke makanan, termasuk gula alami di madu, sirup, jus buah dan konsentrat buah. Perlu diingat bahwa Anda tidak diminta untuk menghilangkan gula pada diet Anda, tapi lebih pada pembatasan konsumsinya.

AHA (American Heart Association) telah merekomendasikan asupan gula yang sehat untuk pria, wanita, dan anak-anak, yang mana dosisnya adalah:

  • Pria: 36 gram atau 9 sendok teh
  • Wanita: 20 gram atau 5 sendok teh
  • Anak-anak: 12 gram atau 3 sendok teh

Konsumsi gula harian yang direkomendasikan di atas tidak merujuk pada gula sederhana dari soda dan makanan penutup, tetapi gula kompleks dari karbohidrat dan buah. Kini, banyak gula ‘tersembunyi’ dalam makanan sehingga membuat orang tidak sadar sedang mengonsumsi gula. Contohnya, minuman bersoda ukuran kaleng mengandung gula sekitar 10 sendok teh. Gula bisa menjadi faktor utama datangnya berbagai masalah kesehatan pada tubuh. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mengontrol asupan gula yang dikonsumsi sehari-hari.

*pic syiwahoney.blogspot.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here