Durasi Tidur Malam yang Baik Bagi Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Durasi tidur yang dilakukan setiap harinya sangat penting dan berpengaruh pada kesehatan karena ketika tubuh kurang tidur meskipun hanya satu malam, maka hormon dalam tubuh akan terganggu diantaranya hormon yang mengatur fungsi nafsu makan yang akan terganggu. Selain itu, efek negatif kurang tidur juga salahsatunya bisa membut seseorang menjadi lebih gemuk.

Kurang tidur dapat berdampak buruk pada pikiran dan tubuh di setiap tahap kehidupan, dari anak usia dini sampai dewasa matang. Tapi untuk remaja, yang berada pada tahap kritis perkembangan, melewatkan waktu tidur bisa sangat berbahaya. Seiring waktu, pola tidur larut malam, bangun pagi buta ini dapat menyebabkan sejumlah risiko kesehatan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa remaja membutuhkan 9-9 ½ jam tidur malam, atau setidaknya 8 jam tidur malam. Studi menunjukkan bahwa sebagian besar remaja perlu tepatnya 9¼ jam tidur. Jurnal Sleep Research menunjukkan fakta dimana para remaja, baik itu yang berada dalam tahapan sekolah SMP atau sudah memasuki masa SMA ternyata sebaiknya tidur sesuai dengan waktu ideal orang dewasa, yakni sekitar delapan jam setiap malamnya.

Risiko kesehatan fisik dan mental yang terkait dengan kurang tidur selama masa remaja yang harus diperhatikan baik oleh orang tua dan anak remaja, antara lain:

  1. Sering sakit

Kurang tidur telah dikaitkan dengan risiko kolesterol tinggi, obesitas, dan depresi di masa depan.

  1. Gangguan mental

Remaja yang tidur rata-rata enam jam per malam juga tiga kali lebih mungkin untuk menderita depresi.

  1. Perilaku dan masalah belajar

Tidur mendukung proses otak yang sangat penting untuk belajar, memori, dan regulasi emosi. Pada malam hari, otak mengulas dan memperkuat informasi yang diperoleh selama seharian penuh, membuat informasi-informasi yang mereka dapat saat di kelas hari itu lebih mudah untuk kemudian diingat. Remaja yang kurang tidur juga lebih cenderung lalai, impulsif, hiperaktif, dan menentang, sehingga bukan lagi berita baru bahwa remaja yang tidak mendapatkan cukup tidur tidak menonjol dala, bidang akademis dan perilaku.

  1. Penyalahgunaan obat dan zat adiktif

Kurang tidur meningkatkan risiko ketergantungan pada obat-obatan antikecemasan dan penunjang tidur, dan pada gilirannya nanti, efek dari penyalahgunaan obat-obatan ini memicu anak semakin cemas dan sulit tidur.

Berikut cara membuat tidur anda menjadi lebih baik:

  1. Hindari tidur terlalu lama pada akhir pekan. Meskipun mengganti jam tidur yang hilang selama hari sekolah di akhir pekan dapat membantu, tidur sampai sore di hari Minggu akan menyulitkan anak untuk kembali ke jiwa siap sekolahnya besok
  2. Tidur siang. 15-20 menit tidur siang dapat bermanfaat untuk tubuh anak Anda mendapat cukup istirahat.
  3. Hindari kafein, rokok, alkohol dan obat-obatan. Semua ini menyebabkan masalah tidur.
  4. Pertahankan jadwal tidur yang teratur. Anak remaja harus pergi tidur dan bangun pagi pada waktu yang sama setiap hari. Jadwal tidurnya juga harus memastikan ia mendapatkan waktu tidur yang cukup. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here