Efek Bila Pasang Bulu Mata Tidak Tepat

SehatFresh.com – Untuk mempercantik dan menyempurnakan riasan matanya, tidak jarang banyak wanita yang memakai bulu mata palsu. Terutama bagi wanita dengan bulu mata kurang lentik, bulu mata palsu merupakan solusi agar bulu matanya tampak lebih lentik dan lebat. Namun, bila tidak digunakan secara tepat, bulu mata yang seharusnya mempercantik ini justru dapat berdampak buruk pada kesehatan mata.

Bulu mata palsu sekali pakai

Bulu mata palsu sekali pakai bersifat sementara dan hanya digunakan dalam satu hari dan dilepas saat tidur, mandi, atau berenang. Bulu mata ini direkatkan pada ujung kelopak mata dan disatukan dengan bulu mata asli dengan lem khusus. Perlu diwaspadai bahwa bulu mata palsu ini tidak bersifat steril. Kandungan poli-nilon di dalamnya dapat menyebabkan infeksi. Jika disimpan di lingkungan yang lembap, serat pada bulu mata dapat menjadi sarang perkembangbiakan bakteri. Penting juga bahwa bulu mata palsu harus ditanggalkan sebelum tidur. Yang dikhawatirkan, Anda lupa dan menggaruk bulu mata palsu ketika tidur. Ini bisa memicu masuknya lem ke dalam mata sehingga menyebabkan iritasi

Bulu mata ekstensi

Selain bulu mata palsu, ada juga bulu mata palsu semi-permanen dengan lem yang lebih kuat. Bulu mata jenis ini dikenal dengan bulu mata ekstensi. Bulu mata ini dapat bertahan beberapa minggu hingga dua bulan dan akan lepas dengan sendirinya seiring dengan rontoknya bulu mata asli. Bulu mata ekstensi disebut-sebut yang paling berisiko dibandingkan jenis bulu mata lainnya, karena :

  • Penggunaan bulu mata ekstensi dapat menimbulkan alergi lokal pada bagian mata, pada beberapa orang tertentu.
  • Lem yang melekatkan bulu mata palsu pada bulu mata asli dapat menyebabkan iritasi karena kandungan bahan kimia (formaldehida) di dalamnya.
  • Berpotensi menyebabkan infeksi yang disebut madarosis, atau hilangnya bulu mata.
  • Penggunaan bulu mata ekstensi secara terus-menerus juga dapat menyebabkan rontoknya bulu mata asli lebih cepat karena kelebihan beban pada batang rambut. Akibatnya, folikel bulu mata menjadi rusak dan pada akhirnya mengakibatkan produksi atau pertumbuhan bulu mata menjadi terhenti.
  • Paparan bahan sintetis pada kornea dapat menyebabkan iritasi dan infeksi yang mana sangat berpengaruh pada fungsi penglihatan.

Profesor bidang dermatologi, Dr Jason Rivers, mengatakan bahwa bulu mata palsu relatif aman digunakan. Namun, yang perlu waspada adalah lem yang digunakan karena berpotensi menimbulkan reaksi alergi, sehingga kulit di sekitar mata menjadi merah dan gatal. Untuk pencegahan, gunakan bulu mata palsu dengan lem yang tidak mengandung formaldehida. Carilah produk dengan logo bertuliskan hypoallergenic.

Saat memilih tempat untuk memperpanjang bulu mata dengan teknik ekstensi, pilihlah salon kecantikan yang telah tersertifikasi. Pastikan juga keamanan dan kebersihan alat dan produk yang digunakan. Pasalnya, kesalahan saat melekatkan bulu mata ekstensi dapat menyebabkan iritasi atau bahkan infeksi serius. Sebelum memutuskan untuk memasang bulu mata ekstensi, pastikan Anda sudah memahami manfaat dan efek samping tindakan tersebut.

Sumber gambar : www.eatheels.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY